Akurat
Pemprov Sumsel

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Saat Lebaran 2026, BBM Naik 15 Persen

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 31 Maret 2026, 16:10 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Saat Lebaran 2026, BBM Naik 15 Persen
Kementerian ESDM memastikan stok BBM dan LPG aman selama Lebaran 2026. Konsumsi gasoline naik 15%, avtur melonjak 7,2% saat arus mudik dan balik.

AKURAT.CO Ketua Posko Nasional Sektor ESDM periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, Erika Retnowati menyampaikan bahwa ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 berada dalam kondisi aman.

Erika mengatakan stok BBM untuk seluruh jenis produk berhasil dijaga di atas rata-rata 20 hari.

“Secara umum kondisi ketahanan stok BBM dilaporkan aman, baik untuk jenis gasoline, gasoil, kerosene, maupun avtur dengan ketahanan stok berhasil terjaga rata-rata di atas 20 hari,” kata Erika saat menutup Posko Nasional Sektor ESDM periode RAFI di gedung BPH Migas, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik per 1 April 2026? Ini Kata Kementerian ESDM hingga Pertamina

Untuk konsumsi selama RAFI, Erika menuturkan bahwa peningkatan paling signifikan terjadi pada jenis gasoline yang naik 15% dibandingkan penyaluran normal selama periode posko.

Sementara itu, konsumsi gasoil tercatat turun 18%, sedangkan avtur meningkat 7,2% seiring tingginya mobilitas transportasi udara selama musim mudik dan arus balik Lebaran.

Erika melanjut, untuk penyaluran BBM tertinggi secara nasional untuk produk gasoline saat arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026 dengan kenaikan mencapai 37% dibandingkan kondisi normal.

“Sedangkan untuk arus balik terjadi pada tanggal 25 Maret 2026 dengan kenaikan 20 persen dari penyaluran normal,” ucap Erika.

Sementara itu, untuk avtur Erika menyebut terdapat lonjakan tertinggi saat arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan kenaikan 18% dari penyaluran normal.

“Sedangkan untuk arus balik terjadi pada tanggal 29 Maret 2026 dengan kenaikan 22 persen dari penyaluran normal,” tambahnya

Pasokan Stok LPG Aman

Untuk ketahana LPG, Erika juga memastikan pasokan tetap terjaga selama periode posko nasional. Menurut Erika, seluruh agen dan pangkalan siaga beroperasi dengan baik dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Migas bersama Pertamina memastikan operasional 40 terminal LPG, 757 SPBE, 6.662 agen LPG, serta 867 NPSO berjalan optimal selama Satgas RAFI.

Baca Juga: Kementerian ESDM Kawal 2 Kapal Pertamina Melintas Selat Hormuz

“Ketahanan stok LPG nasional rata-rata selama periode posko adalah 11,6 hari. Penyaluran rata-rata LPG pada periode posko ini adalah 34.206 metrik ton atau mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen dari rerata normal,” tutur Erika.

Adapun, puncak kenaikan penyaluran terjadi pada 16 Maret 2026 sebesar 33.428 metrik ton, atau 4,01% lebih tinggi dari rerata normal sebesar 32.111 metrik ton.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.