30 Wirausaha Muda Ramaikan Campuspreneur Expo Kemendag di Solo

AKURAT.CO Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Campuspreneur Expo pada 1–2 April 2026 di Surakarta, Jawa Tengah.
Sebanyak 30 wirausahawan muda dari berbagai perguruan tinggi ambil bagian dalam pameran yang menjadi bagian dari peluncuran Program Campuspreneur untuk mendorong kewirausahaan mahasiswa.
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional, Johni Martha, menyatakan program ini dirancang untuk memperkuat fondasi usaha di pasar domestik sebelum menembus ekspor. Ia menegaskan, konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama ekonomi nasional.
“Campuspreneur mendorong wirausaha muda atau startup untuk menguatkan pasar dalam negeri sebelum akhirnya ekspor. Hal ini didukung oleh perekonomian nasional yang tumbuh sekitar 52 persen dari konsumsi dalam negeri,” ujar Johni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Kemendag Genjot Perjanjian Dagang di Forum WTO 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga memang berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya motor utama pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional masih berada di kisaran 15–16%, jauh di bawah negara-negara ASEAN lain.
Johni menambahkan, meski kinerja perdagangan Indonesia relatif stabil di tengah ketidakpastian global, struktur ekspor nasional masih perlu diperkuat, khususnya melalui peningkatan peran UMKM.
“Setelah kuat di pasar domestik, akan didorong untuk masuk ke pasar ekspor. Hal ini penting agar Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas 2045,” katanya.
Program Campuspreneur disebut sebagai upaya terintegrasi untuk membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi, mulai dari peningkatan kapasitas, pendampingan bisnis, hingga akses pasar. Tidak hanya pelatihan, program ini juga diarahkan untuk menciptakan model bisnis berkelanjutan berbasis inovasi mahasiswa.
Sebanyak 30 peserta dalam expo berasal dari sejumlah kampus seperti UNS, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga inovasi berbasis teknologi.
Baca Juga: Rapat dengan DPR, Mendagri Jelaskan Capaian Kinerja Strategis Kemendagri
Wakil Rektor UNS Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi, Irwan Trinugroho, menilai penguatan kewirausahaan kampus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jumlah pengusaha muda di Indonesia.
“Program ini sangat luar biasa dan harus kita sukseskan bersama. Kami akan mendukung sepenuhnya agar program ini sukses dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa serta pelaku UMKM,” ujarnya.
Dari sisi pelaku usaha, partisipasi dalam expo dinilai membuka peluang jejaring dan ekspansi pasar. Salah satu peserta, Adrita Ayu, mahasiswa UNS yang mengembangkan produk paving blok berbahan limbah abu ampas tebu, menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkenalkan inovasi.
“Pada intinya, kami ingin memamerkan produk kami. Karena produk kami skalanya masih kecil, kami berharap bisa diperluas lagi,” ujarnya.
Pelaku UMKM lain, Jasmine dari Arsadaya, juga menilai expo memberikan nilai tambah dari sisi peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran.
“Banyak wawasan baru yang kami dapatkan terkait kualitas produk, penguatan brand, dan strategi pemasaran,” katanya.
Secara historis, pemerintah telah mendorong pengembangan kewirausahaan sejak satu dekade terakhir melalui berbagai program inkubasi bisnis dan digitalisasi UMKM.
Namun, rasio kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,5–3,7% dari total populasi, menurut Kementerian Koperasi dan UKM lebih rendah dibandingkan negara maju yang berada di atas 10%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










