Akurat
Pemprov Sumsel

Fesyen Dominasi Kiriman Ramadan 2026, J&T Catat Lonjakan Tertinggi

Esha Tri Wahyuni | 2 April 2026, 11:30 WIB
Fesyen Dominasi Kiriman Ramadan 2026, J&T Catat Lonjakan Tertinggi
J&T Express mencatat lonjakan kiriman Ramadan 2026, dengan fesyen jadi kategori tertinggi disusul produk kecantikan dan dokumen.

AKURAT.CO Lonjakan pengiriman selama Ramadan 2026 tercatat semakin beragam, dengan kategori fesyen menjadi produk paling dominan dalam layanan logistik J&T Express.

Data internal perusahaan menunjukkan, peningkatan volume kiriman tidak hanya didorong kebutuhan Lebaran, tetapi juga aktivitas personal hingga profesional masyarakat.

J&T Express mencatat tiga kategori utama yang mendominasi pengiriman selama Ramadan tahun ini, yakni fesyen, produk kecantikan, dan dokumen.

Fesyen menempati posisi teratas, mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap pakaian baru menjelang Idulfitri.

Sementara itu, produk kecantikan menempati posisi kedua, didorong tren perawatan diri menjelang momen silaturahmi.

Baca Juga: MyTelkomsel Kini Bisa Kirim Paket via J&T Express, Ada Diskon Ongkir Loh!

Adapun pengiriman dokumen tetap tinggi, menandakan aktivitas administratif tetap berjalan menjelang periode libur panjang.

CEO J&T Express, Robin Lo, menyebut pola ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen yang semakin kompleks.

“Ramadan tahun ini menunjukkan bahwa pengiriman tidak lagi didorong oleh satu jenis kebutuhan saja. Berbagai kebutuhan hadir secara bersamaan, mulai dari persiapan Lebaran, kebutuhan personal, hingga aktivitas profesional. Hal ini menandakan bahwa layanan logistik kini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dari sisi wilayah, Jakarta dan Surabaya tercatat sebagai tujuan pengiriman terbesar selama Ramadan 2026. Kedua kota ini didorong oleh tingginya kepadatan penduduk serta aktivitas ekonomi yang tetap berjalan selama bulan puasa.

Selain itu, Bekasi juga masuk dalam daftar kota dengan volume pengiriman tinggi, seiring pertumbuhannya sebagai kawasan penyangga ibu kota.

Secara historis, Ramadan memang menjadi periode puncak bagi industri logistik di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan dan pelaku industri logistik dalam beberapa tahun terakhir, volume pengiriman selama Ramadan hingga Idulfitri dapat meningkat signifikan dibandingkan periode normal, seiring lonjakan konsumsi rumah tangga dan aktivitas e-commerce.

Tren ini juga diperkuat oleh penetrasi digital yang semakin luas, terutama pada kelompok usia produktif.

Pentingnya data ini terlihat dari peran logistik sebagai tulang punggung distribusi barang di tengah meningkatnya konsumsi.

Lonjakan pada kategori fesyen dan kecantikan mengindikasikan daya beli masyarakat yang tetap terjaga, sementara tingginya pengiriman dokumen menunjukkan aktivitas bisnis dan administrasi belum sepenuhnya melambat menjelang libur Lebaran.

Baca Juga: Cara Melacak Paket JNE, J&T, Ninja Xpress, dan Kurir Lain dengan Mudah dan Akurat

Dari sisi pasar, tren ini berpotensi memperkuat kinerja sektor logistik dan e-commerce pada kuartal II 2026. Permintaan yang meningkat selama Ramadan menjadi indikator penting bagi pelaku industri dalam mengukur pola konsumsi dan pergerakan ekonomi domestik.

Menutup pernyataannya, Robin menegaskan kesiapan perusahaan dalam menghadapi lonjakan permintaan tersebut.

“Ramadan bukan hanya menjadi momen peningkatan volume pengiriman, tetapi juga periode yang menegaskan peran strategis layanan logistik dalam mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus menjaga kesiapan jaringan dan kualitas layanan, agar mampu menjawab kebutuhan pengiriman masyarakat yang semakin dinamis di berbagai momen,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.