Akurat
Pemprov Sumsel

SPBE Cimuning Terbakar, Pertamina Pastikan Distribusi LPG ke Masyarakat Tetap Normal

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 2 April 2026, 16:31 WIB
SPBE Cimuning Terbakar, Pertamina Pastikan Distribusi LPG ke Masyarakat Tetap Normal
SPBE CImuning terbakar

AKURAT.CO Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan distribusi liquefied petroleum gas (LPG) tetap aman pasca insiden kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita pada Rabu, 1 April 2026 malam.

Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria menyampaikan permohonan maaf atas insiden kebakaran yang terjadi di SPBE wilayah Bekasi pada kemari malam.

“Pertamina Patra Niaga Regional Regional JBB bersama pihak SPBE bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran setempat dalam upaya penanganan insiden. Api berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kota Bekasi, Kab Bekasi sekitar Kamis (2/4) dinihari,” kata Susanto dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: SPBE Cimuning Meledak, Kebakaran Besar Meluas hingga ke Rumah Warga

Susanto melanjut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja cepat dan sinergi Tim Pemadam Kebakaran Kota dan Kabupaten Bekasi dalam mengatasi insiden kebakaran.

Saat ini, kata Susanto Pertamina sedang berfokus menindaklanjuti penanganan pasca kejadian, termasuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar, penanganan korban terdampak dan pekerja SPBE.

“Terkait penyebab insiden, masih terus dilakukan investigasi lebih lanjut bersama aparat berwenang,” ujarnya.

Pasokan LPG Dipastikan Aman

Terkait dengan pasokan LPG selepas insiden kebakaran di SPBE PT Indogas Andalan Kita, Susanto memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman.

Perusahaan telah menyiapkan skema Regular Alternative Emergency(RAE) guna menjamin distribusi LPG tetap berjalan normal.

Sebagai langkah antisipasi, suplai LPG dialihkan dengan dukungan dari sejumlah SPBE terdekat, yakni SPBE PT Kenrope Sarana Pratama yang berjarak sekitar 5,8 kilometer, SPBE PT Pacific Sumber Segara sekitar 7,1 kilometer, serta SPBE PT Dharma Wira Sentosa dengan jarak kurang lebih 7,9 kilometer.

Pertamina Patra Niaga juga telah meminta pihak SPBE untuk melakukan penanganan terbaik bagi korban terdampak, termasuk memastikan seluruh keluhan masyarakat yang terkena dampak kejadian tersebut ditangani secara optimal.

Sementara itu, data terkait jumlah korban masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan lebih lanjut setelah proses verifikasi selesai.

“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panic buying atas kejadian ini, karena Telah disediakan titik suplai pengganti spbe untuk tetap melayani masyarakat,” tutur Susanto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.