PLN NP Teken MoU CCUS, Indonesia Dibidik Jadi Basis Ekspor Global

AKURAT.CO PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Korea Selatan VOGO-ARSTROMA.
Kerja sama strategis ini menandai langkah konkret dalam penjajakan pengembangan solusi karbon negatif berbasis teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) untuk sektor pembangkitan listrik.
VOGO-ARSTROMA merupakan perwakilan dari Arstroma Co. Ltd., Korea Selatan, yang telah berhasil menguji dan mengimplementasikan teknologi CCUS pada berbagai proyek internasional, termasuk bersama Korea Electric Power Corporation (KEPCO).
Baca Juga: PLN NP Siapkan 14,1 Gigawatt Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, M. Irwansyah Putra, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan yang semakin kompleks.
“Kerja sama ini menjadi fondasi penting untuk mengeksplorasi implementasi teknologi CCUS secara terstruktur, mulai dari studi kelayakan hingga potensi proyek percontohan di unit pembangkit kami,” kata Irwansyah dalam keterangannya dikutip, Sabtu (11/4/2026).
Irwansyah menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada transfer teknologi, tetapi juga mendorong pengembangan industri dalam negeri melalui program lokalisasi dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Sementara itu, CEO VOGO-ARSTROMA, Kwon Jeong-sang, menyampaikan apresiasinya atas kemitraan strategis ini dan optimisme terhadap masa depan kolaborasi kedua pihak.
“Kami percaya teknologi CCUS berbasis membran yang kami kembangkan dapat menjadi jawaban atas tantangan global dalam memenuhi kebutuhan energi sekaligus menekan emisi karbon,” ujarnya.
Baca Juga: PLTU Sofifi Unit 2 Berhasil First Synchrone, PLN NP Perkuat Keandalan Listrik Halmahera
Kwon menambahkan bahwa VOGO-ARSTROMA berkomitmen untuk mendorong implementasi nyata di Indonesia, termasuk pembangunan pilot plant, pengembangan ekosistem manufaktur lokal, hingga menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor solusi karbon ke pasar global.
“Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya membawa teknologi, tetapi juga membangun industri. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan solusi karbon terintegrasi di tingkat global,” tambah Kwon.
Melalui kerja sama ini, PLN Nusantara Power dan VOGO-ARSTROMA akan menjajaki implementasi teknologi membrane-based carbon capture yang inovatif pada unit pembangkit PLN NP.
Kolaborasi antara PLN Nusantara Power dan VOGO-ARSTROMA diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi sektor energi nasional menuju sistem yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta transisi energi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










