KAI Siapkan Internet Cepat dan Streaming di Dalam Kereta

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat transformasi layanan berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis.
Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) dan Huawei.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan standar layanan perkeretaapian di Indonesia.
Baca Juga: PT KAI Buka Rekrutmen Besar-besaran, Lulusan SMA hingga S1 Siap-siap Melamar
“Dengan pemanfaatan 5G dan AI, KAI mempercepat respon operasional, memperkuat sistem komunikasi, serta membuka ruang layanan digital di dalam perjalanan. Ini menjadi langkah penting dalam mendorong KAI menuju operator perkeretaapian berkelas dunia yang andal dan terintegrasi,” kata Bobby dalam keterangannya, Kamis (16/5/2026)
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari transformasi konkret yang tengah dijalankan KAI.
Melalui adopsi teknologi Future Railway Mobile Communication System (FRMCS) dan Artificial Intelligence (AI), KAI mulai beralih dari sistem komunikasi konvensional menuju ekosistem digital yang lebih terintegrasi.
Adapun, penguatan tersebut difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, pengembangan jaringan pendukung fasilitas operasi kereta api (fasopka) yang lebih andal, terintegrasi, dan berbasis pita lebar (5G), sehingga komunikasi dan pengendalian perjalanan kereta menjadi lebih cepat dan presisi.
Kedua, peningkatan layanan pelanggan melalui hadirnya internet cepat dan video streaming di dalam kereta. Layanan ini memberi kenyamanan tambahan bagi pelanggan untuk tetap terhubung selama perjalanan.
Ketiga, pengembangan stasiun menuju konsep smart dan intelligent railway station berbasis Artificial Intelligence (AI), yang mendukung pengelolaan operasional lebih efisien serta peningkatan kualitas layanan secara real time.
Transformasi ini diarahkan untuk memperkuat keselamatan operasional melalui sistem komunikasi yang lebih cepat dan responsif, meningkatkan kinerja perjalanan kereta api, serta menghadirkan layanan yang lebih modern bagi pelanggan.
Integrasi teknologi juga membuka peluang hadirnya layanan digital di dalam perjalanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan, meningkat 9,97% dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 116.451.006 pelanggan.
Bobby menyampaikan bahwa angka tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api.
“Kereta api semakin memikat masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang beragam. Dari aktivitas harian hingga perjalanan antarkota, semuanya terhubung dalam satu sistem layanan yang kini semakin terintegrasi,” tutur Bobby.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










