Akurat Logo

Jadestone Perluas Bisnis, SKK Migas Sebut Indonesia Masih Menjanjikan

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 1 Mei 2026, 08:50 WIB
Jadestone Perluas Bisnis, SKK Migas Sebut Indonesia Masih Menjanjikan
Ekspansi Jadestone Energy dinilai SKK Migas sebagai sinyal kuat bahwa iklim investasi hulu migas Indonesia tetap menjanjikan di mata dunia.(DOK. SKK MIGAS)

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional masih menjadi magnet bagi investor internasional.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menegaskan bahwa langkah ekspansi yang dilakukan Jadestone Energy menjadi sinyal kuat atasdaya saing Indonesia di mata dunia.

“Indonesia ini masih good untuk berinvestasi di hulu migas,” kata Djoko di Jakarta, Kamis, (30/4/2026).

Baca Juga: SKK Migas Genjot Produksi Lewat Teknologi MSF di WK Rokan

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan resmi antara SKK Migas dan jajaran manajemen Jadestone Energy di Jakarta. Dalam kesempatan itu, CEO Jadestone Energy, T. Mitch Little memaparkan rencana ekspansi yang lebih agresif di Indonesia.

Country Manager Jadestone Energy Indinesia, Andi Iwan Uzamah mengungkapkan bahwa Jadestone saat ini aktif membidik peluang akuisisi dan kemitraan, khususnya pada aset-aset yang sudah berada pada tahap pengembangan maupun produksi.

“Fokus kami adalah aset yang sudah di tahap development atau produksi agar dapat segera dioptimalkan. Kami juga membuka peluang kerja sama strategis, baik melalui kemitraan maupun akuisisi, termasuk untuk aset-aset yang belum tergarap optimal (stranded assets),” jelas Andi.

Bagi Industri Hulu Migas, komitmen Jadestone bukan sekadar ekspansi korporasi, melainkan indikator konkret bahwa iklim investasi hulu migas Indonesia tetap kompetitif dan menjanjikan.

Baca Juga: Temuan Cadangan Gas 5 Triliun Kaki Kubik di Kaltim, Bahlil Minta SKK Migas Kaji Potensi Kandungan LPG

Kontribusi Jadestone yang mencakup produksi gas, kondensat, hingga LPG juga memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Dengan pendekatan ekspansi yang terbuka mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia, serta mencakup aset onshore dan offshore Jadestone menunjukkan komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama industri migas nasional.

Jadestone saat ini menggarap wilayah kerja lemang di Jambi, dengan rata-rata produksi 6.400 BOEPD.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.