Akurat Logo

Kemenkeu-Kementerian ESDM Kompak Kebut Swasembada Listrik Desa

Yosi Winosa | 13 Mei 2026, 16:44 WIB
Kemenkeu-Kementerian ESDM Kompak Kebut Swasembada Listrik Desa
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

AKURAT.CO Pemerintah mulai mempertegas arah baru sinergi fiskal dan energi di tengah ambisi memperkuat ketahanan ekonomi domestik.

Pada Rabu (13/5/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia guna membahas penguatan penerimaan negara hingga percepatan program swasembada energi dan listrik desa.

Pertemuan di kantor Kementerian ESDM itu menunjukkan bagaimana pemerintah mulai mengaitkan agenda fiskal dengan pemerataan akses energi sebagai satu kesatuan strategi pembangunan.

Baca Juga: Gandeng Kemendes, PLN Siap Percepat Akses Listrik Desa Tertinggal

Fokus pembahasan tidak hanya berkisar pada peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga pada bagaimana sektor energi dapat menjadi instrumen pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menegaskan dukungan penuh Kementerian Keuangan terhadap langkah strategis Kementerian ESDM, khususnya yang dinilai mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal dengan agenda energi nasional agar keduanya berjalan selaras."Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung," ujar Menteri Keuangan Purbaya di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Sinyal dukungan tersebut menjadi penting mengingat proyek swasembada energi dan elektrifikasi desa membutuhkan ruang fiskal yang besar, sekaligus kepastian koordinasi lintas kementerian.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menghadapi tantangan ganda: menjaga penerimaan negara di tengah volatilitas harga komoditas, sembari memperluas akses energi hingga kawasan terpencil.

Di sisi lain, Bahlil melihat kolaborasi dengan Kementerian Keuangan sebagai fondasi penting untuk mempercepat agenda pembangunan sektor energi.

Ia menyebut pembahasan kedua kementerian mencakup sinkronisasi kebijakan untuk meningkatkan PNBP sekaligus mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa.

"Kami bersama Menteri Keuangan membahas program sinkronisasi, di antaranya bagaimana meningkatkan PNBP, tetapi juga bagaimana mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa," tutur Bahlil.

Bahlil juga menegaskan bahwa penataan potensi penerimaan negara di sektor ESDM perlu dilakukan secara terintegrasi agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pernyataan tersebut mengindikasikan pemerintah tengah berupaya memperkuat tata kelola sektor sumber daya alam, di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan dan transisi energi.

Pertemuan kedua menteri itu sekaligus memperlihatkan orientasi pemerintah yang semakin menempatkan sektor energi bukan sekadar sebagai sumber penerimaan negara, melainkan juga instrumen pemerataan ekonomi.

Elektrifikasi desa dan penguatan swasembada energi diposisikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.