Reformasi SDA untuk Optimalisasi Penerimaan Negara

AKURAT.CO Pemerintah disebut tengah menyiapkan kebijakan baru terkait tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis yang dikaitkan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertahanan, Andi Rahmat, mengatakan kebijakan tersebut lahir dari keyakinan pemerintah bahwa pengelolaan SDA selama ini belum memberikan manfaat ekonomi optimal bagi Indonesia.
“Jelas bahwa yang dikehendaki oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah keinginan untuk melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945,” kata Andi melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO
Baca Juga: Pemerintah Matangkan Kebijakan DHE dan Ekspor SDA via BUMN
Andi menambahkan, pemerintah menilai terdapat ketimpangan dalam struktur manfaat ekonomi komoditas strategis yang selama ini dinilai lebih banyak dinikmati pihak luar.
“Terdapat keyakinan kuat bahwa pengelolaan kekayaan SDA Indonesia belum memberikan manfaat ekonomis optimal, bahkan lebih banyak memberi manfaat kepada negara lain,” ujarnya.
Menurut dia, kebijakan ini diarahkan untuk mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat cadangan devisa, serta memperkokoh sistem keuangan nasional.
Tiga pilar tersebut mencakup peningkatan pajak dan PNBP, penguatan devisa hasil ekspor, serta stabilitas sistem keuangan domestik.
Dalam implementasinya, pemerintah juga disebut akan membentuk BUMN khusus yang menangani ekspor SDA strategis secara terintegrasi.
Baca Juga: DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, AS Dapat Pengecualian Rentensi Devisa
Kebijakan tersebut, kata Andi, menunjukkan perubahan besar dalam pendekatan pengelolaan komoditas nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








