Akurat Logo

Produksi Minyak PHI Lampaui Target 2025, Cadangan Migas Melonjak

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 4 Juni 2026, 11:40 WIB
Produksi Minyak PHI Lampaui Target 2025, Cadangan Migas Melonjak
PHI mencatat produksi minyak 44,42 ribu bph dan gas 536,72 MMSCFD pada 2025. Penambahan cadangan migas 1P juga melampaui target RKAP.

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat rata-rata produksi minyak PHI mencapai 44,42 ribu barel per hari (bph) sepanjang tahun 2025.

Adapun angka ini sekitar 107,29% dari target Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) PHI pada tahun 2025.

Sementara itu, produksi gas PHI mencapai rata-rata 536,72 juta standar kaki kubik (MMSCFD) atau sekitar 101,34% dari target yang ditetapkan.

Baca Juga: Produksi Migas Pertamina Hulu Lampaui Target pada Kuartal I-2026

Direktur Utama PHI, Sunaryanto menjelaskan bahwa kinerja produksi tahun 2025 ditopang oleh komitmen Perusahaan yang terus menghasilkan migas guna mendukung pencapaian target produksi nasional.

“Di PHI, kami terus berinvestasi di industri hulu migas nasional sejalan dengan visi dan misi Perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) selaku subholding upstream dan holding untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” kata Sunaryanto dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dikutip, Kamis (4/6/2026).

Anto sapaan akrabnya menambahkan, PHI terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.

“Pencapaian produksi dan lifting migas yang naik di tahun buku 2025 merupakan hasil dari selective investment, inovasi filling the gap serta optimasi baseline dan well intervention,” tambahnya.

Dalam lima tahun terakhir, PHI melakukan pengeboran 13 sumur eksplorasi dan 517 sumur eksploitasi (pengembangan) guna menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan dari wilayah Kalimantan.

Selain kinerja produksi, PHI pun mencatatkan penambahan cadangan migas 1P sebesar lebih dari 70 juta barel setara minyak atau lebih dari 193% dari target RKAP 2025.

Baca Juga: Pertamina Hulu Regional Indonesia Timur Genjot Produksi Migas Lewat Eksplorasi dan EOR

Hal ini sejalan dengan keberhasilan Perusahaan dalam menyelesaikan pengeboran 146 sumur pengembangan, 619 kegiatan workover, dan 9.783 kegiatan well service.

Terkait kinerja keuangan, dalam opini nya, Auditor Eksternal menyatakan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan, menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan Konsolidasi grup tanggal 31 Desember 2025.

Serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasinya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.