Produksi Minyak PHI Lampaui Target 2025, Cadangan Migas Melonjak

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat rata-rata produksi minyak PHI mencapai 44,42 ribu barel per hari (bph) sepanjang tahun 2025.
Adapun angka ini sekitar 107,29% dari target Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) PHI pada tahun 2025.
Sementara itu, produksi gas PHI mencapai rata-rata 536,72 juta standar kaki kubik (MMSCFD) atau sekitar 101,34% dari target yang ditetapkan.
Baca Juga: Produksi Migas Pertamina Hulu Lampaui Target pada Kuartal I-2026
Direktur Utama PHI, Sunaryanto menjelaskan bahwa kinerja produksi tahun 2025 ditopang oleh komitmen Perusahaan yang terus menghasilkan migas guna mendukung pencapaian target produksi nasional.
“Di PHI, kami terus berinvestasi di industri hulu migas nasional sejalan dengan visi dan misi Perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) selaku subholding upstream dan holding untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” kata Sunaryanto dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dikutip, Kamis (4/6/2026).
Anto sapaan akrabnya menambahkan, PHI terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.
“Pencapaian produksi dan lifting migas yang naik di tahun buku 2025 merupakan hasil dari selective investment, inovasi filling the gap serta optimasi baseline dan well intervention,” tambahnya.
Dalam lima tahun terakhir, PHI melakukan pengeboran 13 sumur eksplorasi dan 517 sumur eksploitasi (pengembangan) guna menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan dari wilayah Kalimantan.
Selain kinerja produksi, PHI pun mencatatkan penambahan cadangan migas 1P sebesar lebih dari 70 juta barel setara minyak atau lebih dari 193% dari target RKAP 2025.
Baca Juga: Pertamina Hulu Regional Indonesia Timur Genjot Produksi Migas Lewat Eksplorasi dan EOR
Hal ini sejalan dengan keberhasilan Perusahaan dalam menyelesaikan pengeboran 146 sumur pengembangan, 619 kegiatan workover, dan 9.783 kegiatan well service.
Terkait kinerja keuangan, dalam opini nya, Auditor Eksternal menyatakan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan, menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan Konsolidasi grup tanggal 31 Desember 2025.
Serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasinya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








