Revisi Harga MinyaKita, Mendag Cari Titik Tengah Konsumen dan Industri

AKURAT.CO Pemerintah resmi menyepakati rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita dan menargetkan besaran harga baru dapat ditetapkan dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan lonjakan harga bahan baku minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang mempengaruhi struktur biaya produksi minyak goreng nasional.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan, pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait telah mencapai kesepakatan untuk melakukan penyesuaian HET MinyaKita. Namun, besaran kenaikan harga masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
Baca Juga: Bos BULOG Pastikan Pasokan MinyaKita Tetap Aman
"Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk MinyaKita," kata Budi Santoso usai rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Menurut Budi, pemerintah masih mencermati perkembangan harga CPO dan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit sebelum menetapkan angka resmi HET terbaru. Penetapan harga baru akan dilakukan setelah tren harga dinilai cukup stabil.
"Jadi kita akan melihat harganya stabil. Setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga eceran tertinggi untuk MinyaKita," ujarnya.
Saat ini HET MinyaKita masih berada di level Rp15.700 per liter. Harga tersebut telah menjadi acuan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan minyak goreng bagi masyarakat selama lebih dari tiga tahun terakhir.
Rencana penyesuaian HET menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai mengakui tekanan biaya produksi yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan harga CPO global maupun domestik membuat selisih antara biaya produksi dan harga jual minyak goreng rakyat semakin menyempit.
Data Kementerian Perdagangan menunjukkan MinyaKita merupakan instrumen utama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng pasca gejolak pasokan yang terjadi pada 2022.
Namun, dinamika pasar sawit global membuat formula harga yang berlaku saat ini semakin sulit dipertahankan.
Harga CPO sendiri dalam beberapa bulan terakhir mengalami tren penguatan yang dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan ekspor, program biodiesel, serta pergerakan harga minyak nabati dunia.
Kondisi tersebut secara langsung berdampak terhadap biaya pengadaan bahan baku industri minyak goreng.
Di sisi lain, pemerintah juga memperhatikan perkembangan harga TBS petani yang sempat mengalami penurunan. Stabilitas harga di tingkat petani menjadi salah satu pertimbangan sebelum keputusan final mengenai HET diumumkan.
Keputusan menaikkan HET MinyaKita menjadi salah satu perubahan penting dalam kebijakan minyak goreng rakyat sejak program tersebut diperkenalkan sebagai instrumen stabilisasi harga pasca krisis minyak goreng nasional.
Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah berupaya mempertahankan harga MinyaKita agar tetap terjangkau meskipun biaya produksi mengalami fluktuasi. Namun, meningkatnya harga bahan baku membuat ruang fiskal dan ruang intervensi pemerintah menjadi semakin terbatas.
Penyesuaian harga ini menunjukkan pemerintah tengah mencari keseimbangan baru antara perlindungan daya beli masyarakat dan keberlanjutan industri minyak goreng nasional.
Langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga pasokan MinyaKita tetap tersedia di pasar sehingga tidak menimbulkan gangguan distribusi.
Kenaikan HET berpotensi meningkatkan pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kelompok berpendapatan rendah yang menjadikan MinyaKita sebagai pilihan utama kebutuhan memasak sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










