Akurat Logo

Pertamina Hulu Mahakam Tambah Pasokan Gas dari Platform WPN-6

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 11 Juni 2026, 14:05 WIB
Pertamina Hulu Mahakam Tambah Pasokan Gas dari Platform WPN-6
Pertamina Hulu Mahakam mengoperasikan Platform WPN-6 di WK Mahakam. Dua sumur awal menghasilkan 14 MMSCFD dan ditargetkan mencapai 20 MMSCFD.

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Mahakam berhasil melakukan onstream Platform WPN-6 pada Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Lapangan Lepas Pantai Sisi Nubi, Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur.

Onstream Platform WPN-6 diawali dengan beroperasinya sumur NB-601 pada 5 Juni 2026 yang mencatatkan produksi gas hingga 6 MMSCFD. Selanjutnya disusul oleh sumur NB-603 pada 8 Juni 2026, dengan produksi mencapai 8 MMSCFD.

Seiring proses optimalisasi dan stabilisasi sumur & fasilitas produksi, kedua sumur tersebut diharapkan mampu mencapai produksi gas hingga 20 MMSCFD.

Baca Juga: Produksi Migas Pertamina Hulu Lampaui Target pada Kuartal I-2026

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa keberhasilan milestone proyek SNB AOI 1-3-5 ini mendukung komitmen dan langkah strategis PHM untuk mempertahankan produksi migas demi mendukung ketahanan energi nasional.

“Pencapaian pada proyek ini sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas dari wilayah Kalimantan, khususnya dari WK Mahakam, guna mendukung Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi,” kata Setyo, Kamis (11/6/2026).

Setyo menambahkan, dengan dukungan PT Pertamina Hulu Indonesia sebagai induk usaha, berkomitmen untuk senantiasa menjalankan proyek investasi dan kegiatan operasional hulu migas yang selamat, andal, patuh, dan bernilai tambah sesuai dengan visi Perusahaan.

“Kami meyakini bahwa penerapan inovasi dan teknologi sebagai langkah strategis Perusahaan untuk terus berusaha mempertahankan tingkat produksi, dan menahan laju penurunan produksi alamiah lapangan-lapangan migas yang sudah mature,” tambahnya.

Pencapaian onstream Platform WPN-6 didukung oleh kesiapan seluruh tim dalam melaksanakan berbagai tahapan pengujian penting.

Mulai dari pelaksanaan Emergency Shutdown (ESD) test untuk memastikan sistem keselamatan beroperasi optimal, clean up sumur, hingga leak test menggunakan nitrogen yang bertujuan memastikan fasilitas bebas kebocoran sebelum proses produksi dimulai.

“Kolaborasi lintas tim serta dukungan seluruh pemangku kepentingan internal dan eksternal perusahaan menjadi kunci keberhasilan dalam pencapaian proyek ini,” tutur Setyo.

Baca Juga: Pertamina Hulu Regional Indonesia Timur Genjot Produksi Migas Lewat Eksplorasi dan EOR

Keberhasilan onstream Platform WPN-6 menyusul keberhasilan tiga platform sebelumnya, yaitu WPS-4 pada 4 Desember 2025, WPS-5 pada 23 Februari 2026, dan WPN-7 pada 23 Maret 2026.

Hal ini menandai progres pengembangan lapangan telah berjalan konsisten dan terintegrasi sesuai dengan target yang ditetapkan dengan senantiasa menjaga aspek keselamatan dan keandalan operasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.