Dugaan Kasus Batu Bara PLTU, Bahlil: Kementerian ESDM Siap Beberkan Data

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan pihaknya menghormati proses hukum terkait dugaan kasus batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Kementerian ESDM, kata Bahlil, siap mendukung penegakan hukum dengan memberikan data apabila diminta oleh aparat penegak hukum. Bahlil mengatakan, KESDM akan bersikap kooperatif dan akan membantu dalam proses penyelidikan maupun penyidikan kasus tersebut.
"Kita menghargai proses hukum. ESDM kalau dimintai data, kita akan kasih. Tapi proses hukum kita harus hargai semuanya," kata Bahlil di Rest Area Tol Cikampek KM 57A, dikutip Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Hormati Proses Hukum yang Dilakukan Polisi, Jampidsus Pastikan Penanganan Korupsi Tetap Berjalan
Adapun, dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU periode 2018-2026 yang diusut Kortas Tipidkor Polri telah memasuki tahap penyidikan dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp5 triliun.
Modus operandi kejahatan ini melibatkan manipulasi dokumen kualitas dan kuantitas pasokan oleh perusahaan pemasok seperti PT Oktasan Baruna Persada dan PT Buana Rizky Armia yang berkolaborasi dengan oknum surveyor.
Dampak dari manipulasi ini sangat fatal bagi ketahanan energi nasional karena memicu kekurangan pasokan energi primer dan berpotensi menyebabkan pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Jabodetabek.
Saat ini, kepolisian bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan audit investigasi mendalam untuk menghitung kerugian negara secara pasti di tengah posisi Indonesia sebagai salah satu pengguna PLTU terbesar di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









