Akurat Logo

Bulog Gandeng Perpadi Olah 2 Juta Ton CBP Jadi Beras Premium

Esha Tri Wahyuni | 13 Juli 2026, 20:40 WIB
Bulog Gandeng Perpadi Olah 2 Juta Ton CBP Jadi Beras Premium
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani

AKURAT.CO Perum Bulog mulai menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan nilai ekonomi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Sepanjang 2026, sebanyak 2 juta ton CBP akan diolah menjadi beras premium komersial melalui kolaborasi dengan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi).

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mengoptimalkan pengelolaan stok beras nasional sekaligus menjaga keberlanjutan cadangan pangan di tengah tingginya produksi beras dalam negeri.

Baca Juga: BULOG Minta Maaf, Gerak Cepat Atasi Hama Gudang di Karawang

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Perpadi bersama jaringan penggilingan padi di berbagai daerah telah menyatakan kesiapan penuh mendukung program tersebut.

"Tadi kita sudah diskusi panjang lebar, intinya teman-teman Perpadi beserta teman-teman penggilingan mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk pengolahan CBP menjadi beras komersial sejumlah 2 juta ton di tahun 2026," kata Rizal dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurut Rizal, kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman agar pengelolaan stok beras pemerintah tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Bulog pun menggandeng Perpadi agar penggilingan padi yang memenuhi persyaratan dapat membantu kantor wilayah dan kantor cabang Bulog mengolah CBP menjadi beras premium berkualitas.

Untuk mempercepat implementasi, Rizal meminta seluruh pimpinan wilayah Bulog segera menggelar rapat koordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perpadi dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan.

Pertemuan itu ditujukan untuk menyusun langkah teknis pelaksanaan di daerah sehingga program pengolahan beras premium dapat berjalan serentak secara nasional.

Selain itu, Bulog bersama Perpadi tingkat pusat akan membentuk tim terpadu guna melakukan verifikasi terhadap penggilingan padi yang dinilai layak mengikuti program pengolahan CBP tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Rombak Distribusi MinyaKita, Perbesar Peran Bulog dan ID Food

Rizal juga menginstruksikan seluruh pimpinan wilayah dan cabang Bulog memperkuat koordinasi dengan pengurus Perpadi setempat agar pelaksanaan program berjalan efektif di setiap daerah.

"Seluruh hasil koordinasi wajib dilaporkan secara tertulis maupun melalui aplikasi pesan kepada jajaran direksi sebagai bahan pemantauan pelaksanaan program pengolahan dua juta ton beras premium," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perpadi, Soetarto Alimoeso mengatakan pihaknya menyambut baik kepercayaan yang kembali diberikan Bulog dalam mendukung pengolahan CBP menjadi beras premium.

Menurutnya, kerja sama antara Bulog dan Perpadi telah berlangsung selama bertahun-tahun dalam berbagai program pengadaan maupun pengolahan beras, sehingga kolaborasi kali ini menjadi kelanjutan sinergi pemerintah dan pelaku usaha untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kami menyadari tanpa pemerintah juga tidak bisa apa-apa, begitu juga pemerintah butuh pengusaha. Perpadi mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dan siap menjalankan sebaik-baiknya," kata Soetarto.

Dirinya menegaskan Perpadi akan mengerahkan jaringan penggilingan padi di berbagai daerah untuk memastikan target pengolahan 2 juta ton CBP menjadi beras premium dapat tercapai sesuai rencana pemerintah selama 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.