Akurat Logo

KAI Operasikan KA Barapati Switching, Angkut Batu Bara hingga 3.000 Ton

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 15 Juli 2026, 19:18 WIB
KAI Operasikan KA Barapati Switching, Angkut Batu Bara hingga 3.000 Ton
Ilustrasi Kereta Api

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat efisiensi operasional layanan logistik batu bara di Sumatra Selatan melalui pengoperasian KA Barapati Switching relasi Tanjung Enim Baru–Kertapati pergi pulang (pp).

Layanan tersebut mulai beroperasi sejak 8 Juli 2026 untuk mendukung distribusi batu bara milik PT Bukit Asam Tbk.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, pengoperasian KA Barapati Switching dirancang untuk meningkatkan produktivitas rangkaian melalui kapasitas muatan yang lebih besar dalam setiap perjalanan.

Baca Juga: PT KAI Tutup 80 Pelintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

“KA Barapati Switching memperkuat efisiensi operasional karena mampu melayani muatan dalam jumlah besar melalui satu rangkaian. Pengoperasian ini mendukung keteraturan perjalanan, optimalisasi sarana, serta kesinambungan distribusi batu bara dari Tanjung Enim,” kata Anne dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Pada tahap awal, KA Barapati Switching beroperasi dengan stamformasi 55 gerbong datar yang ditarik oleh satu unit lokomotif CC205. Rangkaian panjang tersebut memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan KA Barapati reguler yang umumnya beroperasi dengan sekitar 32 hingga 33 gerbong.

Gerbong yang digunakan merupakan gerbong datar tipe BM 54. Istilah BM 54 menunjukkan kemampuan berat muat hingga 54 ton pada setiap unit gerbong.

Dalam satu trainset penuh yang terdiri atas 60 gerbong datar BM 54, rangkaian mampu melayani muatan hingga 3.000 ton dalam sekali perjalanan.

Kapasitas tersebut mendukung konsolidasi muatan dalam jumlah besar sekaligus mengoptimalkan penggunaan lokomotif, gerbong, jalur, dan waktu perjalanan.

“Efisiensi tersebut tetap dijalankan dengan memperhatikan kemampuan lintas, sistem pengereman, kekuatan rangkaian, kesiapan lokomotif, serta standar keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Anne.

KA Barapati Switching pada rencana operasionalnya akan melayani relasi Tanjung Enim Baru–Kramasan pp. Selama proses penyelesaian dan penyiapan operasional Train Unloading Station di Kramasan, perjalanan untuk sementara diarahkan menuju Kertapati.

Baca Juga: PT KAI Klaim Kereta Tekan Emisi hingga 90 Persen, Siap Masuk B50

Pengoperasian KA Barapati Switching didukung program pengadaan sebanyak 1.125 unit gerbong datar BM 54. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 1.080 unit telah berada di Palembang untuk mendukung layanan logistik di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

Adapun 45 unit lainnya masih berada di fasilitas PT INKA di Banyuwangi dan akan dikirimkan secara bertahap. Ketersediaan sarana tersebut akan mendukung pembentukan trainset sesuai kebutuhan operasional dan kesiapan fasilitas bongkar muat mitra.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.