Heboh Video 'Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap,' Konspirasi Politik di Indramayu?

AKURAT.CO Media sosial kembali diguncang oleh video viral bertajuk “Pulangkan Bupati Lucky Hakim ke Cilacap” yang menyeret sejumlah tokoh penting di Jawa Barat.
Video tersebut menimbulkan spekulasi adanya upaya politik untuk menjatuhkan posisi Lucky Hakim sebagai Bupati Indramayu.
Video berdurasi beberapa menit itu memperlihatkan seorang pria bernama Sholikin, yang mengaku sebagai koordinator aksi demonstrasi pada 7 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Indramayu.
Baca Juga: Lucky Hakim Kena Sanksi Disuruh Magang di Kemendagri Selama Tiga Bulan
Dalam pengakuannya, dia menyebut sempat berdiskusi dengan beberapa tokoh, termasuk Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, yang disebut memberikan dukungan terhadap aksi tersebut.
“Saya sempat berdiskusi dengan Haji Juhadi selaku Ketua PWNU Jabar. Beliau mendukung langkah saya dalam mengkritisi Pak Bupati Lucky Hakim melalui aksi demonstrasi kemarin,” ujar Sholikin dalam video yang beredar luas di sosial media, Senin (20/10/2025).
Pernyataan itu langsung menuai reaksi beragam dari publik. Banyak warganet yang menduga bahwa video tersebut bukan sekadar keluhan seorang aktivis, melainkan memiliki nuansa “konspirasi politik” untuk menggoyang kursi kekuasaan Lucky Hakim.
Baca Juga: Masih Didalami, Belum Ada Sanksi untuk Lucky Hakim
Diduga Ada Persengkokolan Politik
Dalam video itu, Sholikin bahkan menuding adanya hubungan erat antara KH Juhadi Muhammad dan Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin. Ia menyebut keduanya sempat berangkat umrah bersama dan diduga membahas aksi demonstrasi yang ia pimpin.
“Saya semakin yakin ada persengkokolan antara keduanya. Bahkan setelah umrah, saya tidak diperbolehkan menemui Haji Juhadi karena beliau akan kedatangan Pak Wakil Bupati,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut sontak membuat publik geger. Beberapa pihak menilai isu ini sarat muatan politik menjelang tahun politik lokal. Tak sedikit yang menganggap bahwa seruan “Pulangkan Lucky Hakim ke Cilacap” merupakan bentuk tekanan politik terhadap sang bupati yang dikenal vokal dan sering tampil di publik dengan gaya blak-blakan.
Publik Tunggu Klarifikasi Lucky Hakim dan Tokoh Terkait
Hingga berita ini diturunkan, KH Juhadi Muhammad maupun Wakil Bupati H. Syaefudin belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan Sholikin.
Sementara itu, pihak Lucky Hakim juga belum mengeluarkan pernyataan publik soal video yang kini menjadi trending topic di platform X dan TikTok dengan tagar #PulangkanLuckyHakim dan #KonspirasiIndramayu.
Sebagian warganet menganggap fenomena ini sebagai “drama politik” yang tak kalah panas dari sinetron kekuasaan, sementara lainnya berharap aparat berwenang turun tangan untuk menelusuri kebenaran isi video tersebut.
Apapun faktanya, isu “Goyang Kursi Bupati Indramayu” ini kini telah menjadi sorotan publik nasional dan menambah daftar panjang dinamika politik lokal di Jawa Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









