Iwan Fals Terima Tanda Simbolis Satu Pohon Damar Dari Reza Rahadian Di Red Carpet FFI

AKURAT.CO Malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2023 telah digelar pada Selasa (14/11/2023) di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Dalam Red Carpet FFI 2023, musisi Iwan Fals turut hadir. Datang sebagai pengisi acara, Iwan Fals yang ternyata menerima tanda simbolis satu pot pohon damar dari ketua FFI, Reza Rahadian.
“Saya yakin, alam yang sehat, saya yakin kita juga akan punya industri (film dan musik) yang semakin sehat,” ujar Reza dalam gelaran yang dihelat di Ciputra Artpreneur Jakarta, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga: List Konser Musik Gratis Awal November 2023, Line Up-nya Ngeri! Dari Iwan Fals Hingga Dewa 19
Rencananya, FFI akan menanam 12 pohon damar di beberapa titik yang telah ditentukan, sebagai bentuk dukungan FFI terhadap lingkungan hidup. Sementara untuk penampilannya nanti, Iwan Fals telah menyiapkan beberapa lagu.
“Untuk lagu-lagu nanti yang akan saya bawakan juga pernah dimainkan dalam soundtrack film, seperti lagu dalam film yang diperankan almarhum Bung Sofyan (Sophian), Mas Eros (Djarot), Mas Slamet (Rahardjo),” kata Iwan Fals.
Aktor Slamet Rahardjo yang hadir bersamaan dengan Iwan Fals menanggapi terkait FFI 2023. Ia juga ditunjuk sebagai ‘juri untuk pengabdian seumur hidup‘.
“Sejak awal Piala Citra ini dilahirkan pada 43 tahun silam, saya sudah ada di sini. Saya berharap berhenti jadi bangsa konsumtif, kita harus jadi bangsa produktif dengan karya. Bisa kita sampaikan pada orang banyak, Indonesia bukan nyiur melambai,” papar Slamet.
Baca Juga: Usung Tema Busana Tradisional, 10 Potret Memesona Artis Tanah Air di Red Carpet FFI 2022
Festival Film Indonesia (FFI) 2023 memberikan penghargaan kepada sineas perfilman Indonesia, lewat 22 kategori nominasi. Mengusung tema ‘Citra,’ Duta FFI 2023 terpilih adalah Christine Hakim, Lukman Sardi, Laura Basuki, Putri Marino, dan Chicco Kurniawan.
Tema tahun ini terinspirasi dari sajak "Citra" karya Usmar Ismail yang memiliki makna bayangan atau imaji. Kata Citra pun disematkan sebagai nama anugerah perfilman Indonesia ini yang telah diberikan sejak 1967, dan menjadi simbol apresiasi tertinggi perfilman Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









