Akurat
Pemprov Sumsel

5 Fakta Film Do You See What I See, Diangkat dari Kisah Nyata Wanita yang Pacaran dengan Pocong!

Iim Halimatus Sadiyah | 20 Mei 2024, 15:52 WIB
5 Fakta Film Do You See What I See, Diangkat dari Kisah Nyata Wanita yang Pacaran dengan Pocong!

AKURAT.CO Rilisnya film Do You See What I See di bioskop, telah membuat penonton penasaran dengan sejumlah fakta-fakta mengerikan dari film tersebut yang berdasarkan kisah nyata.

Tak heran jika film Do You See What I See menjadi film horor Indonesia yang paling dinanti, karena film ini berawal dari sebuah podcast terkenal berisi sejumlah kisah nyata horor yang dikurasi Mizter Popo.

Sebelum nonton ke bioskop, maka kamu perlu dari deretan fakta menarik film Do You See What I See yang bikin merinding.

Mengutip berbagai sumber, Senin (20/5/2024), berikut ini daftar fakta film Do You See What I See yang digarap oleh sutradara Awi Suryadi.

Baca Juga: Sinopsis Film Do You See What I See, Kisah Nyata Horor Seorang Gadis Pacaran dengan Pocong

Fakta Film Do You See What I See

1. Sempat ganti penulis naskah

Proses produksi film Do You See What I See memakan waktu cukup lama, khususnya dalam penulisan naskah. 

Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa dia telah mengganti penulis naskah hingga tiga kali sampai dapat menemukan alur cerita yang tepat.

Penulis naskah pertama dan kedua Do You See What I See adalah laki-laki, sehingga penulisan naskah kurang mendalami dalam perspektif karakter perempuan.

Hingga akhirnya, Awi Suryadi menetapkan Laila Nurazizah sebagai penulis naskah film Do You See What I See, karena dia juga sudah berpengalaman dalam film horor.

Baca Juga: Kisah Drama Persahabatan Penuh Rintangan, Ini Sinopsis Film Close yang Cocok Jadi Daftar Tontonan di Akhir Pekan

2. Kisah nyata yang tragis

Film ini berasal dari pengalaman nyata seorang gadis yang namanya disebut Mawar, diceritakan oleh temannya Vey, mengungkap bahwa Mawar menjalin hubungan dengan seorang pria misterius bernama Restu.

Kisah percintaan tersebut tidak ada yang salah, hingga Vey menemukan fakta mengerikan tentang Restu, yaitu makhluk dari alam lain. 

Cerita tersebut semakin mengerikan dan bikin merinding, ketika Vey di podcast RJL, mengatakan bahwa sahabatnya adalah tumbal pesugihan.

3. Pengambilan gambar di kuburan selama 6 hari

Untuk mendukung hasil film yang maksimal, ternyata para pemain film Do You See What I See rela melakukan syuting di kuburan selama 6 hari, dan sebagian besar pada malam hari.

Tentu saja, film ini akan memiliki nuansa horor yang mendalam karena diambil di tempat gelap dan mencekam.

Tak heran jika melihat antusias penonton yang tinggi, karena fakta pengambilan gambar di kuburan ini, menjadi salah satu momen yang paling menarik.

4. Sempat bikin lubang sedalam 4 meter

Selain syuting di kuburan, ternyata para kru film Do You See What I See juga nekat membuat lubang sendiri sedalam 3 hingga 4 meter.

Hal ini dibutuhkan dalam pengambilan gambar sebagai bentuk totalitas para kru, sehingga hasil film tidak akan mengecewakan penonton.

Baca Juga: Fakta Film Now You See Me 3 yang Perlu Penggemar Ketahui

5. Melakukan proses syuting selama 22 hari

Pengambilan gambar film Do You See What I See berlangsung selama 22 hari, dengan lokasi syuting di daerah Cibubur dan Bogor.

Pemilihan lokasi ditentukan berdasarkan untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan plot film. 

Meskipun daerah-daerah yang biasanya digunakan untuk pengambilan gambar film horor, adalah wilayah Jawa Timur, Yogyakarta, atau sekitar Jawa Tengah, namun ternyata lokasi di Cibubur dan Bogor tak kalah seramnya.

Lokasi tersebut juga cocok untuk adegan-adegan khusus seperti kos-kosan, kuburan, dan adegan lainnya yang membutuhkan efek visual yang kuat.

Itulah deretan fakta menarik film Do You See What I See yang menarik untuk ditonton di bioskop, karena ceritanya diangkat dari kisah nyata.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.