Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Film Animasi Pertama di Indonesia? Cek Jawabannya di Sini!

Rahmat Ghafur | 22 April 2025, 23:42 WIB
Apa Film Animasi Pertama di Indonesia? Cek Jawabannya di Sini!

AKURAT.CO Industri animasi di Indonesia kini berkembang pesat dengan hadirnya berbagai film animasi lokal yang berkualitas. Namun, tahukah Anda apa film animasi pertama yang diproduksi di Tanah Air?

Film animasi pertama Indonesia berjudul "Si Huma", yang dirilis pada tahun 1983.

Baca Juga: Greenland Film Tentang Apa? Inilah Sinopsis, Daftar Pemeran dan 25 Website Nonton Film Gratis Selain LK21, Rebahin, Indoxxi atau Bioskop21

Film ini diproduksi oleh PT Produksi Film Negara (PPFN) dan bekerja sama dengan UNICEF ini ditayangkan di TVRI.

Si Huma merupakan sebuah serial animasi anak-anak yang menceritakan petualangan seorang anak laki-laki bernama Huma dan teman imajinernya, Windi.

Huma digambarkan sebagai sosok yang penuh semangat petualangan, dengan rasa ingin tahu yang besar dan keinginan untuk selalu menjelajah.

Selain menawarkan hiburan, serial ini juga sarat dengan pesan-pesan moral dan edukasi yang penting bagi anak-anak pada masa itu.

Meskipun teknologi animasi saat itu masih sangat terbatas, "Si Huma" dianggap sebagai tonggak awal sejarah animasi Indonesia.

Film ini tidak hanya menjadi pelopor, tetapi juga menginspirasi generasi animator berikutnya untuk terus berkarya.

Baru pada dekade 1990-an, dunia animasi Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran serial lain seperti Satria Nusantara dan Petualangan Si Kancil, yang turut menyemarakkan perkembangan animasi di tanah air.

Selanjutnya, pada tahun 2003, muncul film animasi berjudul Janus Prajurit Terakhir yang diputar di bioskop.

Tak lama setelah itu, muncul karakter superhero Hebring (2007) yang berhasil meraih penghargaan ASEAN Character Award pada 2014.

Sejak saat itu, industri animasi Indonesia mulai berkembang pesat.

Peningkatan ini terlihat jelas dengan semakin banyaknya film animasi terbaru yang berhasil meraih berbagai penghargaan internasional.

Salah satunya adalah Battle of Surabaya (2015), animasi 2D yang sukses meraih Best Animation di Hollywood International Motion Pictures Film Festival 2018.

Tak berhenti di situ, semakin banyak karya animasi lokal yang populer di kalangan masyarakat.

Karakter-karakter seperti Si Unyil dalam animasi 3D melalui Petualangan Si Unyil, Si Juki, Adit & Sopo Jarwo, hingga Nussa pun semakin dikenal luas dan mendapatkan tempat di hati penonton.

Industri animasi Indonesia kini menjadi salah satu sektor kreatif yang terus berkembang, berkat karya-karya luar biasa yang terus menginspirasi dan memberikan warna baru dalam dunia hiburan.

Kini, generasi animator Indonesia terus membuktikan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk berkarya di kancah global, dan Si Huma tetap menjadi saksi sejarah bahwa animasi pertama di Indonesia membuka jalan bagi lebih banyak karya fantastis di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D