Munaslub Persani Putuskan Pergantian Nama Jadi Federasi Gimnastik Indonesia
Leo Farhan | 7 Maret 2025, 21:05 WIB

AKURAT.CO Persatuan Senam Indonesia (Persani) baru saja melangsungkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tahun 2025 yang dilakukan secara daring pada Sabtu (1/3/2025) akhir pekan lalu.
Dalam Munaslub tersebut, diputuskan pergantian nama Persani menjadi Federasi Gimnastik Indonesia. Perubahan nama tersebut dilakukan sebagai bagian dari redefinisi cabang olahraga gimnastik di Indonesia.
Pasalnya, istilah senam selama ini lebih sering dikaitkan dengan aktivitas kebugaran massal, sementara gimnastik merupakan olahraga yang melibatkan keseimbangan, kekuatan, fleksibilitas, kelincahan, koordinasi, seni, dan daya tahan.
"Agar tidak terjadi kesalahpahaman, kami mengusulkan pergantian nama, sehingga dapat lebih fokus memperkenalkan gimnastik sebagai olahraga yang kompleks dan kompetitif," kata Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati.
"Alhamdulillah, usulan ini telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta didukung oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan seluruh pengurus provinsi dalam Munaslub."
Ke depannya, Federasi Gimnastik Indonesia akan tetap berafiliasi dengan Asian Gymnastics Union (AGU) dan Federation Internationale de Gymnastique (FIG), yang menaungi delapan disiplin, yaitu Gimnastik Artistik Putra, Gimnastik Artistik Putri, Gimnastik Aerobik, Gimnastik Ritmik, Gimnastik Trampolin, Gimnastik Akrobatik, Gimnastik untuk Semua (Gymnastics for All), dan Parkour.
Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Senam, Persani Belum Punya Fasilitas Latihan yang Layak
Selain perubahan nama, Munaslub juga menyetujui Mars Gimnastik Indonesia sebagai identitas baru yang semakin memperkuat eksistensi gimnastik di Indonesia.
"Kami berharap cabang olahraga gimnastik ini bisa semakin dikenal di masyarakat dan semangat baru ini dapat mengobarkan atlet-atlet muda kita untuk berjuang mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di panggung dunia," jelas Ita menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








