Akurat
Pemprov Sumsel

Mangkunegaran Run 2026 Siap Digelar Hadirkan Pengalaman Lari Berbalut Budaya di Solo, Jokowi dan Gibran Ikut Lari?

Zainal Hasan | 12 April 2026, 15:31 WIB
Mangkunegaran Run 2026 Siap Digelar Hadirkan Pengalaman Lari Berbalut Budaya di Solo, Jokowi dan Gibran Ikut Lari?
K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X (tengah baju hitam) dalam sesi konfrensi pers Mangkunegaran Run di anjungan halte busway, Tosari, Jakarta, Minggu (12/4/2026). AKURAT.CO/Zainal Hasan

AKURAT.CO, Ajang lari tahunan Mangkunegaran Run kembali hadir pada 2026 dengan skala yang semakin besar.

Event yang menjadi bagian dari perayaan Adeging Mangkunegaran ini dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Solo, Jawa Tengah.

Tahun ini, Mangkunegaran Run akan diikuti lebih dari 7.700 pelari yang akan bersaing di tiga kategori, yakni 5K, sepuluh K, dan Half Marathon.

Antusiasme peserta yang terus meningkat menunjukkan bahwa ajang ini kian diminati oleh masyarakat luas, termasuk komunitas lari dari berbagai daerah.

Penyelenggaraan edisi 2026 kembali menggandeng Permata Bank sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan kegiatan berbasis komunitas secara berkelanjutan.

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menegaskan bahwa salah satu keunggulan Mangkunegaran Run tahun ini terletak pada lintasan yang telah mengantongi sertifikasi internasional.

Proses sertifikasi dilakukan langsung oleh perwakilan Badan Atletik Dunia, Kim Vivan, yang datang ke Solo untuk memastikan standar lintasan terpenuhi.

“Sertifikasi lintasan lari diperlukan untuk menjamin standar kualitas, keamanan, dan keadilan dalam perlombaan. Sertifikasi ini memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional,” ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, Mangkunegaran Run terus menghadirkan inovasi, khususnya dalam menggabungkan unsur olahraga dengan budaya.

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menyebut, ajang ini dirancang tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan pengalaman yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.

“Melalui Mangkunegaran Run, kami ingin menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” katanya.

Ia menambahkan, ajang ini menjadi ruang interaksi yang terbuka bagi semua kalangan dengan memadukan olahraga, budaya, serta interaksi sosial dalam satu pengalaman.

Bahkan saat disinggung apakah mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo maupun Wakil Presiden Republik Indonesia saat ini, Gibran Rakabuming Raka akan hadir, Mangkoenagoro X menjelaskan sangat terbuka bila keduanya bisa ikut berlari.

"Siapa pun mau ikut serta kita sangat senang hati. Terlebih beliau juga berada di Solo jadi sangat senang kalau bisa ikut," katanya.

Sementara, Wali Kota Solo, Respati Adi, turut mengapresiasi perkembangan signifikan ajang ini sejak pertama kali digelar pada 2023.

Saat itu, jumlah peserta hanya sekitar 4.000 pelari, sementara pada 2026 melonjak hingga mencapai 7.750 peserta.

“Kami melihat perkembangan yang sangat positif, terutama dari sisi partisipasi dan antusiasme masyarakat. Setiap tahun jumlah peserta meningkat,” ujar Respati Adi.

Menurutnya, peningkatan tersebut juga diiringi dengan keterlibatan komunitas yang semakin luas.

Hal ini menjadi indikasi bahwa Mangkunegaran Run telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Mangkunegaran Run bukan hanya tentang berlari, tetapi juga tentang merasakan atmosfer Kota Solo yang kaya budaya,” tambahnya.

Para pelari nantinya akan melintasi sejumlah titik bersejarah, sehingga pengalaman yang didapat tidak hanya sebatas aktivitas olahraga, tetapi juga perjalanan yang memperkenalkan identitas kota.

Sementara itu, Direktur Utama Permata Bank, Meliza M Rusli, menyatakan dukungan pihaknya merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong aktivitas positif yang berdampak luas.

“Partisipasi kami dalam Mangkunegaran Run 2026 ini merupakan upaya untuk mendukung ekosistem kegiatan aktif yang mempertemukan aktivitas ekonomi, budaya, dan komunitas dalam wadah olahraga,” ujar Meliza.

Ia juga menekankan adanya dampak ekonomi yang dihasilkan, khususnya bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pelaku UMKM di Solo.

Tak hanya itu, Permata Bank menghadirkan inisiatif keberlanjutan melalui program “Satu Misi Hijaukan Bumi” dengan mengonversi total jarak tempuh para pelari menjadi aksi nyata bagi lingkungan.

“Inisiatif ini diwujudkan dalam penanaman hingga 5.000 pohon di Bukit Tigapuluh, Jambi, sebagai bagian dari upaya pelindungan habitat gajah Sumatra,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.