Akurat Logo

Demam Sepakbola Putri Landa Kota Patriot, Ribuan Srikandi Cilik Unjuk Gigi di Bekasi

Dian Eko Prasetio | 4 Mei 2026, 12:16 WIB
Demam Sepakbola Putri Landa Kota Patriot, Ribuan Srikandi Cilik Unjuk Gigi di Bekasi
Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Welly Arisanto (kiri), saat memberikan keterangan usai final MLSC KU12 di Bekasi, Minggu (4/5/2026). AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio

AKURAT.CO, Geliat sepakbola putri usia dini di Kota Patriot semakin menunjukkan taringnya. Hal ini terlihat dari suksesnya penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2 2025-2026 yang berlangsung di Bekasi International Soccer Field dan Lapangan Yonif 202 Tajimalela sejak 28 April hingga berakhir pada Minggu, 3 Mei.

Turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini menjadi panggung bagi ratusan srikandi muda untuk menunjukkan bakat mereka.

Pada edisi kali ini, SDN Jatiwaringin 2 sukses mengamankan takhta juara di Kelompok Usia (KU) 10, sementara SDN Sukaresmi 06 berhasil keluar sebagai kampiun di kategori KU 12.

Bukan sekadar kompetisi rutin, MLSC Bekasi Seri 2 mencatatkan pertumbuhan minat yang luar biasa. Berdasarkan data penyelenggaraan, jumlah peserta meroket menjadi 1.164 siswi yang berasal dari 76 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Angka ini meningkat tajam dibandingkan Seri 1 yang diikuti oleh 1.036 peserta dari 67 sekolah. Kenaikan partisipasi ini otomatis menambah jumlah tim yang bertanding, dari 92 tim pada seri perdana menjadi 105 tim pada seri kali ini, yang terdiri dari 31 tim KU 10 dan 74 tim KU 12.

Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Welly Arisanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap tren positif yang terjadi di Bekasi. Menurutnya, antusiasme ini merupakan sinyal kuat bahwa kesadaran akan pentingnya pembinaan sepakbola putri mulai merata.

"Trennya sudah cukup bagus. Ini baru Seri 2 tapi antusiasmenya sudah menggembirakan, sehingga menjadi sinyal positif bagi upaya pembinaan yang sedang dijalankan. Harapan ke depannya semoga ekosistem atlet sepakbola putri terjaga dengan baik sehingga muncul talenta baru dari Kota Bekasi," ujar Welly.

Ia menambahkan bahwa konsistensi sekolah dalam mengirimkan perwakilannya menjadi fondasi krusial untuk membangun basis pembinaan yang berkelanjutan di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Extra Training Bekasi, Joni Setiawan, menyoroti adanya peningkatan kualitas individu para pemain. Baginya, bakat-bakat yang muncul di Seri 2 ini menunjukkan kemajuan teknik yang lebih menonjol dibanding edisi sebelumnya.

"Kualitas para pemain kali ini terlihat lebih menonjol. Saya bahkan sempat kesulitan memilih pemain yang akan lanjut ke tahap Extra Training All Star Bekasi. Penyelenggaraan ini sangat membantu dalam mengasah mental dan kemampuan mengolah si kulit bundar mereka," jelas Joni.

Keberhasilan para juara kali ini juga menyimpan cerita tentang kerja keras. Pelatih SDN Sukaresmi 06, Septian, mengaku bersyukur anak asuhnya mampu tampil lepas dan belajar dari evaluasi pertemuan sebelumnya hingga berhasil membawa pulang gelar juara untuk pertama kalinya.

Rasa bangga juga terpancar dari para pemain, salah satunya Saira Clara Devina. Ia mengaku senang bisa memberikan kontribusi nyata bagi sekolahnya. Baginya, kemenangan ini merupakan buah dari disiplin dalam berlatih serta dukungan solid dari rekan-rekan setimnya.

Dengan berakhirnya Seri 2, Kota Bekasi kini semakin mantap memposisikan diri sebagai salah satu lumbung talenta sepakbola putri nasional yang potensial di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.