Jelajah Hadhramaut, Kota di Yaman dan 3 Lembaga Pendidikan Pencetak Ulama Nusantara

AKURAT.CO Hadhramaut, sebuah wilayah di Yaman bagian timur, telah lama dikenal sebagai pusat pendidikan Islam.
Sejak abad ke-14, banyak pelajar dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, yang datang ke Hadhramaut untuk menuntut ilmu.
Pada masa lalu, Hadhramaut merupakan salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara. Banyak ulama dari Hadhramaut yang menyebarkan ajaran Islam di Indonesia, termasuk para Wali Songo.
Oleh karena itu, Hadhramaut sering disebut sebagai "candradimuko" atau tempat asal para ulama Nusantara.
Hingga saat ini, Hadhramaut masih menjadi tujuan favorit bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Yaman.
Menurut data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yaman, pada tahun 2023, jumlah pelajar Indonesia di Yaman mencapai 2.000 orang, dengan 95% di antaranya berada di Hadhramaut.
Baca Juga: 10 Negara yang Tergabung dalam Serangan di Yaman, Tidak Hanya AS dan Inggris
Ada beberapa alasan mengapa Hadhramaut menjadi tempat favorit bagi pelajar Indonesia. Pertama, Hadhramaut memiliki sejarah panjang dalam pendidikan Islam.
Banyak lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah berdiri di Hadhramaut sejak berabad-abad yang lalu.
Lembaga-lembaga pendidikan ini memiliki reputasi yang baik dalam menghasilkan ulama dan intelektual Islam yang berkualitas.
Kedua, Hadhramaut memiliki budaya Islam yang kental. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masjid, madrasah, dan pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Hadhramaut.
Budaya Islam yang kental ini dapat memberikan suasana yang kondusif bagi pelajar untuk belajar dan mengembangkan ilmu agamanya.
Ketiga, Hadhramaut memiliki biaya hidup yang relatif terjangkau. Hal ini tentu menjadi pertimbangan bagi pelajar Indonesia yang memiliki keterbatasan biaya.
Beberapa lembaga pendidikan Islam di Hadhramaut yang banyak diminati oleh pelajar Indonesia antara lain:
- Rubath Tarim
- Darul Musthafa
- Universitas Al-Ahgaff
Rubath Tarim adalah sebuah lembaga pendidikan tradisional yang telah berdiri sejak abad ke-14.
Lembaga ini menerapkan sistem pendidikan yang menekankan pada aspek spiritualitas dan akhlak.
Darul Musthafa adalah sebuah pesantren modern yang didirikan oleh Habib Umar bin Hafidz. Pesantren ini menerapkan sistem pendidikan yang menggabungkan antara ilmu agama dan ilmu umum.
Universitas Al-Ahgaff adalah sebuah universitas Islam yang memiliki berbagai program studi, mulai dari pendidikan agama hingga sains dan teknologi.
Pelajar Indonesia yang belajar di Hadhramaut umumnya mengambil jurusan pendidikan agama, seperti tafsir, hadis, fikih, dan tasawuf. Selain itu, ada juga yang mengambil jurusan lain, seperti sains, teknologi, dan manajemen.
Banyak pelajar Indonesia yang belajar di Hadhramaut telah kembali ke Indonesia dan menjadi ulama, akademisi, dan pemimpin masyarakat.
Mereka telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan Islam di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





