Akurat
Pemprov Sumsel

Mengenal Istilah Generasi Strawberry

Eko Krisyanto | 18 September 2023, 15:13 WIB
Mengenal Istilah Generasi Strawberry

AKURAT.CO Dalam dunia yang terus berkembang dengan pesat, sering kali mendengar munculnya beragama istilah dan konsep yang digunakan untuk menggambarkan perilaku, karakteristik, dan pandangan dunia dari berbagai generasi, salah satu istilah yang ada adalah generasi strawberry.

Asal Usul Istilah Generasi Strawberry

Istilah generasi strawberry pertama kali muncul di Jepang, awalnya digunakan untuk menggambarkan karakteristik generasi muda yang dianggap rentan terhadap tekanan, kritik atau tantangan dalam hidup mereka.

Baca Juga: Gen-Z, Generasi yang Mengutamakan Ponsel

Istilah ini menciptakan citra negative Terhadap generasi muda yang digambarkan sebagai individu yang lebih cenderung menyerah dengan cepat ketika menghadapi hambatan.

Nama strawberry digunakan dalam analogi ini karena buah ini cenderung lebih mudah rusak dan busuk. Dalam konteks ini, istilah tersebut menggambarkan generasi muda sebagai individu yang rentan terhadap tekanan yang mereka terima.

Baca Juga: Generasi Y Dan Z Lebih Rentan Terhadap FOMO, Benarkah?

Strereotip Generasi Strawberry

  1. Selalu menyerah dengan cepat
  2. Tidak bisa menghadapi kritik
  3. Tidah tahan Terhadap tekanan
  4. Tidak berkontibrusi pada masyarakat

Situasi Yang Dihadapi Generasi Strawberry

1. Tingginya tekanan akademik

Generasi strawberry yang kebanyakan isinya adalah generasi muda sering kali dihadapkan pada tekanan akademis yang tinggi, termasuk persaingan ketat dalam ujian dan tugas sekolah. Hal ini bisa mengakibatkan stres dan rasa cemas.

2. Paparan media sosial

Teknologi yang terus berkembang dan media sosial dapat menciptakan tekanan untuk selalu terhubung, tampak sempurna, dan berasing dengan orang lain secara online.

3. Tekanan untuk tampil ideal

Ekspektasi masyarakat untuk tampil sempurna, baik fisik, maupun dalam hal pencapaian, dapat menciptakan kekhawatiran.

4. Kurangnya waktu luang

Jadwal yang padat, terutama yang berusaha mencapai banyak hal dalam waktu singkat, bisa mengurangi waktu untuk bersantai dan beristirahat.

Situasi yang dihadapi setiap individu memang berbeda-beda. Namun, individu memang dapat menyerah dengan mudah ketika dihadapi banyak beban dalam dirinya. Tetapi tidak semua generasi muda dianggap sebagai generasi strawberry, karena beberapa diantaranya justru mempunyai tekad dan ambisi yang tinggi. Mereka mungkin menghadapi tekanan namun di antara mereka memiliki keinginan untuk mencapai tujuannya.

Dan stereotip tidak bisa menghadapi kritikan, justru generasi muda biasanya menghadapi kritikan tersebut dengan dijadikan sebagai masukan untuk memperbaiki diri. Selain itu banyak generasi muda yang aktif dalam berbagai gerakan sosial, aktivisme, relawan yang berkontribusi langsung kepada masyarakat. Di antara mereka memiliki kesadaran sosial yang kuat dan berkomitmen untuk membawa perubahan postifi.

Pada intinya, mengenali generasi strawberry adalah sebuah langkah untuk memahami setiap generasi muda lebih baik danmemberikan dukungan yang mereka butuhkan, entah berupa dukungan emosional, dukungan materi atau dukungan jaringan sosial. (Ami Fatimatuz Zahro')

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK