Wulan Guritno Jadi Juri Ajang Joget Gemoy, Ungkap Harapannya Terhadap Pesta Demokrasi 2024

AKURAT.CO, Artis Wulan Guritno dipilih untuk menjadi salah satu juri dalam ajang kompetisi Joget Gemoy.
Saat ini joget gemoy digandrungi kawula muda atau kaum milenial alias Gen Z.
Apalagi joget gemoy terlihat mudah untuk memperagakannya.
Sebagai seorang juri, Wulan Guritno mengatakan tidak ingin proses demokrasi seperti 10 tahun yang lalu.
Oleh karena itu Ia ingin proses politik yang senang yang menghibur tapi juga berbobot.
Ia pun berharap dengan adanya kompetisi Joget Gemoy maka proses demokrasi di Indonesia bisa menyenangkan dan gembira.
“Harapannya dengan campaign seperti ini kita maka proses demokrasi bisa menyenangkan dan gembira,” ujar Wulan Guritno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Sementara itu Dewan Pembina Relawan Gemoy, Sona Maesana mengatakan syarat ikuti Joget Gemoy yakni sudah berusia 17 tahun ke atas.
“Siapapun bisa mengikuti kompetisi Joget Gemoy asalkan telah berusia 17 tahun. Hadiah kompetisi Joget Gemoy total mencapai Rp808 juta,” ujar Dewan Pembina Relawan Gemoy, Sona Maesana.
Baca Juga: Disebut Promosikan Judi Online, Wulan Guritno Asyik Jalan-jalan
Sona menambahkan, para peserta Joget Gemoy bisa mengunggah videonya melalui akun Tiktok.
Juara pertama Joget Gemoy mendapatkan hadiah Rp 202 juta, Juara kedua Rp88 juta. Sementara Juara Harapan mendapatkan hadiah Rp8 juta.
“Lomba Joget Gemoy sebagai bentuk perhatian terhadap generasi muda untuk membuka kreatifitas dalam pesta demokrasi di Pilpres 2024. Diharapkan dengan adanya kompetisi ini dapat mengispirasi para generasi muda untuk lebih kreatif," jelasnya.
Lebih lanjut Sona memaparkan, asal mula Istilah dari kata Gemoy sendiri berawal dari para generasi muda yang mengagumi sesosok Prabowo Subianto.
Oleh karena itu pihaknya ingin memberikan apresiasi atas kreativitas anak muda yang bisa joget gemoy.
"Kita anak muda ingin mengapresiasi kreatifitas anak muda itu sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua TKN Indonesia Maju Rosan Roslani mengapresiasi dan bangga dengan dibuatnya Kompetisi Joget Gemoy. Ia mengatakan pesta demokrasi 2024 harus dilakukan dengan riang gembira.
“Kompetisi ini juga bisa membuat generasi bisa lebih kreatif.Dengan adanya kompetisi ini akan memberikan suasana riang gembira," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






