Bagaimana Gaya Manajer Tradisional Menurut Likert? Menggali Kepemimpinan yang Berakar
Sultan Tanjung | 9 April 2024, 21:45 WIB

AKURAT.CO Gaya manajer tradisional, seperti yang dikemukakan oleh Rensis Likert, mencerminkan pendekatan otoriter dalam mengelola organisasi.
Mari kita telusuri lebih dalam tentang gaya-gaya ini:
-
Otokratis:
- Deskripsi: Gaya kepemimpinan otokratis ditandai oleh pemimpin yang memiliki kekuasaan mutlak dan mengambil semua keputusan tanpa melibatkan karyawan.
- Dampak: Efisiensi tinggi karena fokus pada kepatuhan, tetapi dapat menimbulkan ketidakpuasan dan resistensi dari karyawan karena kurangnya partisipasi dalam pengambilan keputusan.
-
Paternalistik:
- Deskripsi: Pemimpin memiliki kekuasaan penuh, namun menunjukkan kepedulian terhadap karyawan. Keputusan diambil dengan mempertimbangkan masukan dari bawahan.
- Dampak: Loyalitas karyawan, tetapi juga ketergantungan pada pemimpin.
-
Konsultatif:
- Deskripsi: Pemimpin berbagi kekuasaan dengan karyawan. Keputusan diambil setelah berkonsultasi dan mempertimbangkan masukan dari bawahan.
- Dampak: Kerjasama dan komitmen karyawan yang tinggi, tetapi memerlukan waktu dan sumber daya lebih banyak.
-
Demokratis:
- Deskripsi: Keseimbangan kekuasaan antara pemimpin dan karyawan. Keputusan dibuat bersama-sama melalui diskusi.
- Dampak: Rasa tanggung jawab yang tinggi pada karyawan, tetapi memerlukan tingkat kematangan dan kepercayaan yang tinggi.
Gaya manajer tradisional yang ideal menurut Likert adalah gaya konsultatif dan demokratis.
Kedua gaya ini memungkinkan pemimpin untuk memanfaatkan kekuatan dan bakat karyawan, serta meningkatkan motivasi dan komitmen mereka terhadap organisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








