Tulola Gelar Perayaan Kawan Nusantara “IDENTITAS,” Angkat Jati Diri dan Warisan Budaya dalam Karya Kontemporer

AKURAT.CO, Tulola kembali menghadirkan perayaan Kawan Nusantara 2025 bertajuk “IDENTITAS,” sebuah program apresiasi budaya yang berlangsung pada 31 Juli – 1 Agustus 2025 di The Garden & Nusantara Ballroom, The Dharmawangsa Jakarta.
Tahun ini, Tulola menggandeng BCA dan Pertamina sebagai mitra utama serta melibatkan 9 jenama UMKM Indonesia yang memiliki semangat melestarikan kearifan lokal dengan pendekatan modern.
Founder & Creative Conceptor Tulola Jewelry, Happy Salma, menjelaskan bahwa “IDENTITAS” merupakan ajakan untuk kembali pada jati diri terdalam.
Baca Juga: Jadi Penunjang Penampilan, Happy Salma Terjun ke Bisnis Perhiasan Tulola
Identitas seseorang, imbuhnya, adalah perpaduan antara tempat tumbuh, keluarga, leluhur, dan pengalaman hidup yang akhirnya membentuk karakter individu maupun kolektif bangsa.
“IDENTITAS lahir dari inti diri yang sejati, yang tumbuh seiring perjalanan hidup dan menjadi bagian dari komunitas kita,” ujar Happy Salma pada Sabtu (29/11/2025).
Dalam program ini, Tulola menampilkan 12 art-wear tas edisi terbatas hasil kolaborasi dengan tiga kreator lintas bidang:
Garden of Solo, menghadirkan karya busana yang merangkai estetika tradisional dan sentuhan kontemporer.
Garin Nugroho, menyuguhkan film pendek berdurasi delapan menit berjudul Kegelisahan Sinta yang menelusuri pencarian jati diri.
Trianzani Sulshi, menampilkan instalasi arsitektur yang menyoroti relasi antara identitas personal dan ruang hidup.
Founder & Creative Designer Tulola, Sri Luce Rusna, menambahkan bahwa koleksi art-wear ini merupakan hasil riset panjang terhadap simbol-simbol Nusantara.
Setiap detail dari ukiran hingga pemilihan batu mulia dirancang sebagai ruang ekspresi yang mewakili empat babak perjalanan identitas: Warisan, Komunitas, Dunia Baru, dan Legacy.
Produk-produk ini seluruhnya dikerjakan secara handmade oleh artisan Tulola menggunakan perak 92,5% yang kemudian dilapisi emas 18 karat, dengan proses pengerjaan yang membutuhkan waktu hingga tiga minggu.
Perayaan “IDENTITAS” tahun ini juga menghadirkan aktor dan figur publik Putri Marino.
Bersama Tulola, Putri mengeksplorasi perjalanan dirinya melalui berbagai motif komunal dan interpretasi bebas yang dituangkan dalam koleksi spesial berisi 5 artwear pieces dan 6 signature items.
Selain itu, Tulola juga merilis koleksi artwear “IDENTITAS” berisi 41 item berupa anting, brooch, sirkam, gelang, kalung, serta 8 item One of A Kind yang memadukan seni perhiasan adiluhung dengan nilai budaya Nusantara.
Sebanyak 9 jenama lokal turut meramaikan Kawan Nusantara “IDENTITAS”: Dew It, Kala Studio, Kisah, Lana Daya, Nina MG, Oemah Etnik, Personal Chemistry, Rajnik, Varyan, dan Voneworld.
Tak hanya itu, hadir pula pameran Heroes of Heritage, hasil kolaborasi BCA melalui program Bakti BCA bersama Tulola dan dua perajin perak asal Desa Wisata Taro, Bali I Made Suama dan Ketut Daging. Keduanya dikenal sebagai pengrajin senior yang telah lama berkarya dan melestarikan seni pembuatan pratima Bali.
Baca Juga: Tulola Jewelry Berkolaborasi dengan Seniman Ciptakan Artwear dan Keris Edisi Terbatas
Karya yang dihasilkan berupa bros bertema IDENTITAS dengan motif patra Bali, mandala, sampian, karang daun, hingga lembu putih.
Dari sisi UMKM, Bakti BCA turut membawa empat mitra binaan, termasuk perajin wastra warna alam, UMKM Go Export, hingga MUA Tuli Bakti BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memajukan UMKM serta pelestarian budaya Indonesia.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi dengan Tulola.
Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan upaya Pertamina dalam memperkuat ekonomi kreatif dan memberdayakan perempuan, khususnya melalui program Desa Energi Berdikari yang juga ditampilkan di pameran.
Melalui keikutsertaan di Tulola Kawan Nusantara, Pertamina ingin menghubungkan dunia korporasi dengan sektor budaya dan sosial dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









