Apa Itu People Pleaser? Kenali Ciri-Ciri, Dampak, dan Cara Mengatasinya Menurut Psikologi

AKURAT.CO Istilah people pleaser semakin sering dibahas dalam dunia psikologi dan kesehatan mental.
People pleaser adalah seseorang yang cenderung selalu berusaha menyenangkan orang lain, bahkan hingga mengesampingkan kebutuhan, perasaan, dan kepentingannya sendiri.
Sekilas perilaku ini terlihat positif karena menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan stres.
Karena itu, penting untuk memahami apa itu people pleaser, ciri-cirinya, serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: John Herdman: Marc Klok Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia karena Pemulihan Cedera
Apa Itu People Pleaser?
People Pleaser adalah istilah untuk seseorang yang cenderung selalu berusaha menyenangkan orang lain, bahkan sering kali mengabaikan kebutuhan, perasaan, atau kepentingan dirinya sendiri.
Orang dengan sifat people pleaser biasanya merasa tidak enak jika harus menolak permintaan orang lain.
Mereka sering berkata "iya" meskipun sebenarnya sedang lelah, tidak setuju, atau tidak ingin melakukannya. Tujuannya adalah agar disukai, diterima, dan tidak mengecewakan orang lain.
Dalam beberapa situasi, seorang people pleaser bahkan bisa mengubah sikap, pendapat, atau kepribadiannya agar lebih diterima oleh lingkungan sekitar.
Perlu diketahui, people pleaser bukanlah diagnosis medis maupun tipe kepribadian resmi dalam psikologi.
Istilah ini hanya digunakan untuk menggambarkan pola perilaku tertentu, seperti selalu bersedia membantu orang lain, mengambil alih pekerjaan orang, atau mengatakan hal-hal yang menyenangkan demi mendapatkan penerimaan dari orang lain.
Sifat ini juga berbeda dengan sikap baik hati atau dermawan. Orang yang baik tetap bisa membantu orang lain sambil menjaga batasan.
Sementara itu, people pleaser sering kali merasa kesulitan untuk menolak permintaan, meskipun sebenarnya mereka tidak sanggup atau tidak ingin melakukannya.
Akibatnya, mereka lebih rentan merasa lelah secara emosional, stres, atau bahkan dimanfaatkan oleh orang lain karena terlalu sering mengutamakan kepentingan orang lain dibanding diri sendiri.
Ciri-Ciri People Pleaser
Beberapa tanda seseorang memiliki kecenderungan people pleaser antara lain:
Sulit mengatakan "tidak" kepada orang lain.
Sering mengutamakan kebutuhan orang lain dibanding diri sendiri.
Takut membuat orang lain kecewa atau marah.
Merasa bersalah saat menolak permintaan.
Selalu berusaha menghindari konflik.
Terlalu memikirkan pendapat orang lain.
Mencari validasi atau pengakuan dari lingkungan sekitar.
Sering merasa kelelahan karena terlalu banyak membantu orang lain.
Dampak Menjadi People Pleaser
Meski terlihat baik karena suka membantu, sifat ini bisa berdampak negatif jika berlebihan, seperti:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum





