Akurat Logo

Tren Kuliner Jepang Meningkat, Archipelago Luncurkan 60 Seconds to Tokyo

Andi Syafriadi | 4 Juli 2026, 16:03 WIB
Tren Kuliner Jepang Meningkat, Archipelago Luncurkan 60 Seconds to Tokyo
Archipelago menghadirkan program kuliner 60 Seconds to Tokyo di lebih dari 130 hotel di Indonesia hingga Desember 2026, menyajikan aneka street food khas Jepang.

AKURAT.CO Meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap kuliner dan budaya Jepang mendorong industri perhotelan menghadirkan pengalaman gastronomi yang lebih dekat dengan konsumen.

Melihat tren tersebut, Archipelago Hotels meluncurkan program kuliner bertajuk '60 Seconds to Tokyo' yang akan berlangsung di lebih dari 130 hotel di Indonesia mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, yakni kampanye kuliner tematik yang berganti setiap enam bulan dengan mengangkat cita rasa khas dari berbagai negara.

Setelah menghadirkan hidangan Korea melalui 60 Seconds to Seoul pada paruh pertama 2026, kali ini Archipelago mengusung konsep jajanan jalanan khas Tokyo.

Baca Juga: Sunset, Kuliner Jepang Premium, hingga Pantai Privat, Ini Pengalaman Weekend di ALOHA PIK2

Pemilihan Jepang sebagai tema terbaru bukan tanpa alasan. Mengutip hasil data SiteMinder Changing Traveller Report 2025, Jepang menjadi destinasi luar negeri paling diminati wisatawan Indonesia dengan dipilih oleh 33 persen responden.

Sementara itu, data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang sepanjang Januari-November 2025 mencapai 558.900 orang, meningkat 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

CEO Archipelago Hotels, John Flood mengatakan, program tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman menikmati kuliner Jepang yang autentik tanpa harus bepergian ke Negeri Sakura.

Menurut dia, keberhasilan seri sebelumnya menjadi salah satu alasan perusahaan kembali menghadirkan konsep serupa dengan mengangkat destinasi kuliner berbeda.

"Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang autentik namun tetap mudah dinikmati bagi para tamu di seluruh Indonesia," ujar John Flood melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Sabtu (4/7/2026).

Program ini, lanjut John, tersedia di lebih dari 130 hotel Archipelago yang mencakup berbagai merek, antara lain Aston, Alana, Harper, Quest, Hotel Neo, dan fave. Masyarakat tidak harus menginap untuk menikmati menu tersebut karena tersedia di restoran hotel, area kolam renang, layanan kamar, hingga layanan pesan antar daring.

Dalam kampanye tersebut, Archipelago juga memperkenalkan dua karakter bernama Ren dan Reina sebagai ikon yang merepresentasikan budaya kuliner Jepang.

Ren digambarkan sebagai pria berdarah Indonesia-Jepang, sedangkan Reina merupakan warga Jepang yang tinggal di Indonesia.

Keduanya dihadirkan untuk mengajak masyarakat mengenal jajanan khas Tokyo melalui pengalaman bersantap di jaringan hotel Archipelago.

Sejumlah menu menjadi andalan dalam program tersebut, di antaranya Menchi Chicken Katsu, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Yakimeshi Fried Rice, Wagyu Burger, hingga Prawn Tempura Nori Taco.

Sementara untuk hidangan penutup tersedia Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese, yang melengkapi pilihan minuman seperti Sakura Sunset, Shizuku Matcha Cooler, serta Hojicha Latte.

Archipelago menilai meningkatnya popularitas makanan berbahan matcha maupun kuliner Jepang di Indonesia menjadi salah satu faktor yang mendukung hadirnya menu-menu tersebut.

Baca Juga: Resep Japanese Chicken Yakitori, Kuliner Jepang yang Bikinnya Gampang

"Tren tersebut dinilai sejalan dengan semakin besarnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya Jepang, baik melalui wisata, hiburan, maupun kuliner," papar John kembali.

Melalui program yang berlangsung hingga akhir tahun ini, Archipelago berharap dapat memperluas pengalaman kuliner bagi tamu hotel sekaligus menjangkau masyarakat umum yang ingin menikmati cita rasa street food Jepang tanpa harus bepergian ke luar negeri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.