PNM Siap Fasilitas Pelaku Usaha Mikro dengan Beragam Produk Keuangan
Demi Ermansyah | 6 Juli 2024, 20:06 WIB

AKURAT.CO PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong para nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk berani keluar dari zona nyaman dengan berinvestasi.
Direktur Operasional, Digital, dan Teknologi Informasi PNM Sunar Basuki mengatakan pelaku usaha ultra mikro bisa naik kelas dengan berbagai program edukasi keuangan serta kemauan yang kuat untuk berkembang.
"PNM memfasilitasi untuk modal intelektual lewat berbagai program edukasi keuangan mulai dari tabungan, investasi hingga pengelolaan keuangan untuk usaha," ujar Sunar melalui keterangan di Jakarta, Sabtu.
Salah satu nasabah Mekaar yang telah mendapat manfaat dari edukasi keuangan yang diberikan PNM adalah Dahlia Naomi, pengusaha skala rumah tangga yang memproduksi sambal. Ia melakukan investasi tabungan emas dari BRI dan Pegadaian.
"Sering diberikan informasi tentang literasi keuangan sama petugas Mekaar, terus akhirnya diperkenalkan dengan salah produk tabungan emas dari pegadaian. Setelah cari tahu lebih dalam ternyata tabungan emas sangat menjanjikan untuk investasi masa depan," ujar Dahlia.
Dengan omzet jualan per bulan sebesar Rp5 juta, sebut Dahlia, keuntungannya disisihkan sekitar Rp200 ribu untuk tabungan emas sebagai dana investasi. Ia berkomitmen memanfaatkan investasi ini untuk keperluan pendidikan.
Selain investasi melalui emas, Dahlia juga turut mengikuti pelatihan literasi keuangan mengenai investasi Reksa Dana yang diinisiasi oleh PNM berkolaborasi dengan BRI Group lainnya. Baginya, pelatihan yang diberikan oleh PNM sangat memberikan pencerahan bagi nasabah Mekaar yang masih awam dengan investasi.
BRI, Pegadaian, dan PNM berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi di tingkat bawah melalui Holding Ultra Mikro, memberdayakan pelaku usaha ultramikro agar mereka tak hanya menjadi agen pertumbuhan ekonomi lokal, namun turut serta dalam pembangunan ekonomi nasional secara menyeluruh.
Per Maret 2024, jumlah nasabah PNM yang naik kelas ke Pegadaian ataupun BRI telah mencapai 1,35 juta nasabah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









