Kementerian UMKM Gandeng YDBA Integrasikan UMKM ke Rantai Pasok Industri Otomotif
Demi Ermansyah | 7 Januari 2025, 19:13 WIB

AKURAT.CO Kementerian UMKM bersama Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) terus berupaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu masuk ke dalam rantai pasok industri.
Dimana langkah tersebut diambil mengingat pentingnya keberadaan UMKM dalam mendukung perekonomian nasional, terutama di tengah tantangan global.
Menurut Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim mengapresiasi model pembinaan YDBA yang dinilai berhasil mengintegrasikan UMKM ke dalam rantai pasok, khususnya di sektor otomotif.
Baca Juga: 5 Provinsi Ini Jadi Pilot Project Pembinaan Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) Kementerian UMKM
“Apa yang dilakukan YDBA nyata hasilnya. Banyak UMKM kecil yang kini menjadi bagian dari rantai pasok Astra. Ini bisa jadi contoh untuk industri lain,” ungkap Arif, Selasa (7/1/2025).
Metode pembinaan YDBA berfokus pada peningkatan kualitas melalui pendekatan QCD (Quality, Cost, and Delivery).
Metode pembinaan YDBA berfokus pada peningkatan kualitas melalui pendekatan QCD (Quality, Cost, and Delivery).
Senada dengan Arif, Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, menyebut bahwa kunci keberhasilan adalah konsistensi dan dukungan langsung di lapangan.
“Kami tidak hanya mengenalkan UMKM pada industri besar, tapi membimbing hingga mereka siap masuk ke ekosistem rantai pasok,” jelasnya.
Berbagai kisah sukses sudah tercipta. Usaha kecil yang sebelumnya hanya memiliki beberapa pekerja kini berkembang menjadi industri berskala besar dengan puluhan karyawan dan peralatan modern.
Berbagai kisah sukses sudah tercipta. Usaha kecil yang sebelumnya hanya memiliki beberapa pekerja kini berkembang menjadi industri berskala besar dengan puluhan karyawan dan peralatan modern.
"Model ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas agar semakin banyak UMKM yang mampu bersaing di industri besar," ucapnya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








