BRI Microfinance Outlook 2025: Merancang Strategi Jangka Panjang untuk UMKM

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menggelar BRI Microfinance Outlook 2025, sebuah ajang tahunan yang bertujuan untuk mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menegaskan, mengelola UMKM bukanlah hal yang mudah. Banyak yang beranggapan bahwa UMKM dapat berjalan secara autopilot, padahal realitasnya jauh lebih kompleks.
“Acara ini bukan sekadar event tahunan, tetapi forum diskusi yang menghadirkan narasumber kompeten untuk memberikan insight berharga bagi stakeholder, khususnya BRI,” ujar Supari dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025).
Pada hari pertama, BRI menghadirkan sejumlah pakar untuk membahas berbagai isu global dan domestik yang berdampak pada UMKM.
"Saat ini dunia menghadapi tantangan besar, seperti konflik geopolitik yang belum berakhir dan inflasi di negara-negara maju. Dengan teknologi yang semakin masif, isu global ini cepat bertransmisi menjadi isu nasional,” jelas Supari.
Baca Juga: BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dan Microfinance Outlook: Bukti Nyata Pemberdayaan UMKM
Dalam forum ini, BRI juga mendengar respons kebijakan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk terkait postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Seperti yang disampaikan Pak Narso, kebijakan jangka pendek bisa tercermin dalam postur APBN. Kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memaparkan APBN 2025 menjadi sangat bermanfaat untuk memahami bagaimana pemerintah merespons isu global dan domestik, terutama dari sisi makroekonomi,” tambahnya.
Dari diskusi yang digelar, BRI akan menyusun dan menyesuaikan strategi bisnis untuk merespons dinamika ekonomi.
Strategi ini tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga mencakup jangka menengah dan jangka panjang.
“Kami ingin memastikan UMKM tetap bisa bertahan dan berkembang dengan strategi yang tepat. Dengan memahami respons kebijakan stakeholder, BRI dapat menyusun strategi yang lebih presisi untuk terus melayani sektor UMKM," tutup Supari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







