Akurat
Pemprov Sumsel

BUMA Kembangkan Aplikasi Terpadu Untuk UMKM, Bidik Pengelolaan Aset Rp750 Miliar pada 2030

Demi Ermansyah | 30 April 2025, 22:41 WIB
BUMA Kembangkan Aplikasi Terpadu Untuk UMKM, Bidik Pengelolaan Aset Rp750 Miliar pada 2030

AKURAT.CO Sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis kader dan masyarakat, Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) mengusung strategi jangka panjang melalui dua pilar utama, yakni digitalisasi UMKM dan profesionalisasi tenaga kerja.

Menurut CEO BUMA, Firmana Tri Andika, BUMA sedang membangun sebuah aplikasi digital multifungsi yang akan menjadi tulang punggung pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia. 
 
“Aplikasi ini tidak hanya untuk kader, tapi juga untuk masyarakat luas. Di dalamnya ada fitur laporan keuangan, izin usaha, sertifikasi halal, hingga BPOM,” ujarnya.
 
Tujuannya adalah menjawab berbagai tantangan klasik UMKM seperti ketidakteraturan laporan keuangan, perizinan, hingga akses pasar. 
 
"Dengan sistem ini, UMKM bisa lebih siap bersaing dan berkembang secara legal dan profesional. Kami akan melatih kader dan masyarakat, memberi mereka sertifikasi, dan siap didistribusikan ke dunia kerja,” jelasnya. 
 
 
Tentunya melalui holding ini nantinya akan menjalin kerja sama strategis dengan BUMN dan swasta untuk penyediaan tenaga kerja.
 
"Kami berharap melalui model pelatihan dan sertifikasi ini, dapat menciptakan tenaga kerja terampil berbasis satu komando, khas Ansor. Dengan budaya disiplin dan loyal, kami yakin tenaga kerja dari Ansor akan punya nilai tambah di dunia industri,” tambahnya.
 
Sedangkan jika dilihat dari sisi modal, tambahnya, BUMA kini telah menghimpun Rp50 miliar sebagai working capital. Dengan target laba tahun pertama juga sebesar Rp50 miliar, dengan skema pembagian hasil untuk tiga pos utama yakni penguatan modal kerja, dividen untuk pusat, dan aksi sosial.
 
"Kemudian aecara jangka panjangnya, BUMA ditargetkan pengelolaan aset senilai Rp750 miliar dalam lima tahun ke depan. Kami sudah menetapkan roadmap-nya dalam Rakornas GP Ansor. Ini bukan ambisi kosong, tapi target yang bisa dicapai lewat kerja profesional,” tukasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.