Kopdes Merah Putih Diluncurkan Serentak 12 Juli, Menko Zulhas: Jadi Rebutan di Daerah

AKURAT.CO Pemerintah bersiap meluncurkan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih secara serentak pada 12 Juli 2025. Program yang diinisiasi untuk memperkuat ekonomi desa ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat, bahkan disebut menjadi rebutan di sejumlah daerah yang ingin segera mendirikan koperasi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai menghadiri rapat koordinasi Satuan Tugas Nasional Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Jakarta, Jumat (13/6/2025). Ia menyebut antusiasme warga sangat tinggi sejak rencana program ini diumumkan.
"Mendapat sambutan yang gegap-gempita di masyarakat. Berebut sekarang yang ingin mendirikan Kopdes ini," ujar Zulkifli.
Baca Juga: Menkop Budi: Kopdes Merah Putih Adalah Hutang Sejarah untuk Koperasi dan Rakyat Desa
Zulkifli menjelaskan, hingga saat ini tercatat sudah ada 79.882 desa atau kelurahan yang melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Jumlah tersebut mencakup 98% dari total target nasional untuk mendirikan Kopdes Merah Putih di seluruh pelosok tanah air.
Musdesus merupakan syarat utama bagi sebuah desa atau kelurahan untuk dapat membentuk Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37.300 desa/kelurahan sudah dinyatakan memenuhi aspek legalitas dan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Jadi ini on the track, targetnya 30 Juni. Sekarang baru 13 Juni, tapi sudah 47 persen kira-kira capaian legalitasnya," jelasnya.
Zulkifli menyebut percepatan pendirian Kopdes Merah Putih tidak lepas dari kolaborasi intensif antar-kementerian. Di antara kementerian yang terlibat adalah Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Desa PDTT.
Baca Juga: Pembentukan Kopdes di Kaur Terkendala Jalan Rusak dan Tak Ada Listrik, Mendes Siap Cari Solusi
Selain itu, menjelang peluncuran resmi pada 12 Juli mendatang, masyarakat dari berbagai wilayah juga sudah mulai mengajukan desain usaha atau mock-up dari koperasi yang akan dibentuk. Hingga kini, tercatat sedikitnya 140 usulan desain telah diajukan kepada pemerintah.
"Sudah banyak sekali yang mengajukan mock-up. Sudah 140, ya, tentu nanti kita akan tampung semua," kata Zulkifli.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari visi besar Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Pemerintahan mendatang, menurutnya, berkomitmen untuk menyalurkan seluruh sumber daya negara secara langsung ke desa-desa.
Ferry menyampaikan, Presiden Prabowo memiliki ambisi kuat untuk mewujudkan keadilan sosial yang menyentuh hingga ke lapisan masyarakat desa. Salah satu strategi utama yang digunakan adalah penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.
"Presiden ingin mengubah paradigma pembangunan. Sumber daya dari pusat akan langsung diarahkan ke desa-desa lewat koperasi ini," ujarnya.
Program Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Pemerintah juga menargetkan agar koperasi tersebut tidak hanya aktif dalam perdagangan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan, pertanian, hingga pengembangan usaha lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









