Akurat
Pemprov Sumsel

BPDP Luncurkan Katalog 100 Produk UMKM Sawit, Dorong Industri yang Lebih Berkelanjutan

Petrus C. Vianney | 20 Juni 2025, 17:59 WIB
BPDP Luncurkan Katalog 100 Produk UMKM Sawit, Dorong Industri yang Lebih Berkelanjutan

AKURAT.CO Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) resmi meluncurkan edisi kedua Katalog 100 Produk UKMK Kelapa Sawit. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi industri sawit nasional.

Katalog 100 Produk UKMK Kelapa Sawit memuat produk unggulan dari pelaku UMKM dan koperasi petani sawit. Seluruh produk tersebut dikembangkan selama periode 2024 hingga 2025.

Produk-produk dalam katalog ini menunjukkan potensi kelapa sawit sebagai komoditas serbaguna. Beragam produk dihasilkan dari pemanfaatan berbagai bagian tanaman sawit.

Selain minyak sawit, katalog ini mencakup produk turunan bernilai ekonomi seperti makanan, kosmetik, kerajinan dan pupuk organik dari limbah sawit. Seluruh produk tersebut dapat dihasilkan oleh UMKM dan koperasi.

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman, menyatakan peluncuran ini sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat peran UMKM sawit. Hal ini diarahkan untuk mendukung industri yang lebih hijau, inklusif dan berdaulat.

"Katalog ini mempertegas peran BPDP dalam pemberdayaan dan penguatan UKMK Sawit sebagai bagian dari kemitraan," ujarnya, saat acara peluncuran di Auditorium BPDP, Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025).

Program ini merupakan bagian dari amanat Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang promosi perkebunan. BPDP mendukungnya melalui pelatihan, promosi, hingga perluasan jaringan pasar dan pembiayaan bagi UKMK sawit.

BPDP mencatat peningkatan jumlah pelaku UKMK sawit binaan, dari 547 pelaku pada 2023 menjadi 798 pada 2024, dan 532 hingga pertengahan 2025. Sebagian pelaku tersebut terlibat dalam penyusunan katalog edisi terbaru.

"BPDP mendorong tumbuhnya UKMK sawit yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga inovatif dalam memanfaatkan turunan dan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah, ramah lingkungan, dan berdaya saing," ujar Eddy.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan visi kemandirian bangsa. Visi tersebut menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.