Akurat Logo

Menteri Maman: SAPA UMKM siap Dukung Pemasaran Digital bagi Pelaku Usaha

Andi Syafriadi | 21 Mei 2026, 14:22 WIB
Menteri Maman: SAPA UMKM siap Dukung Pemasaran Digital bagi Pelaku Usaha
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman (AKURAT.CO/ANDOY)

AKURAT.CO Pemerintah mulai memperluas pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui platform SAPA UMKM.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman mengatakan, platform tersebut akan menyediakan fitur teknologi yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk pengembangan produk dan pemasaran digital.

“Di dalam sistem SAPA UMKM juga ada fitur teknologi dan AI untuk mendukung pengembangan usaha,” kata Maman dalam peluncuran awal SAPA UMKM di Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Maman Dorong UMKM Masuk SAPA untuk Akses Permodalan

Selain teknologi, pemerintah juga akan mengintegrasikan berbagai program pelatihan lintas kementerian ke dalam satu platform. Pelatihan tersebut meliputi kewirausahaan, pengelolaan SDM, keuangan, hingga pengembangan usaha.

Menurut Maman, integrasi layanan tersebut diharapkan memudahkan pelaku usaha kecil memperoleh akses pembelajaran dan pendampingan usaha secara lebih efisien.

Pemerintah juga menargetkan platform SAPA UMKM menjadi pusat data dan layanan yang mampu memperkuat daya saing UMKM di tengah percepatan transformasi digital.

Digitalisasi UMKM dinilai penting mengingat sektor tersebut menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional dan penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Menteri Maman Larang Marketplace Naikkan Tarif Mendadak, Kenapa?

Dengan integrasi teknologi, pembiayaan, dan pelatihan dalam satu sistem, pemerintah berharap pelaku UMKM dapat lebih cepat beradaptasi dengan perubahan pasar dan perkembangan ekonomi digital.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.