J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Dorong Ekspor UMKM

AKURAT.CO J&T Express resmi memperluas cakupan layanan pengiriman internasional (J&T International) dari sebelumnya hanya melayani tujuh negara menjadi lebih dari 60 negara tujuan di Asia, Timur Tengah, Afrika, Australia, Amerika, hingga Eropa.
Ekspansi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan pengiriman lintas negara dan bertumbuhnya aktivitas ekspor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
Perusahaan mencatat volume pengiriman internasional pada 2025 meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diikuti meningkatnya permintaan pelanggan agar layanan pengiriman menjangkau lebih banyak negara tujuan.
Baca Juga: J&T Luncurkan Inkubasi Bisnis Mahasiswa, Siapkan Dana Rp225 Juta
Direktur Marketing J&T Express, Erick mengatakan, perluasan jaringan internasional merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan pasar yang semakin terhubung secara global.
"Seiring dengan operasional J&T Express yang telah tersedia di 13 negara di tiga benua, kami memiliki kapabilitas jaringan yang semakin kuat untuk memperluas layanan internasional dari Indonesia. Ekspansi ini memungkinkan kami menghadirkan akses pengiriman yang lebih luas dan kompetitif, sekaligus mendukung pelaku usaha Indonesia agar dapat menjangkau peluang pasar global dengan lebih mudah," ujar Erick dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Ekspansi tersebut juga berlangsung ketika aktivitas ekspor UMKM menunjukkan tren meningkat. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, kontribusi UMKM terhadap aktivitas ekspor naik dari 16,9% pada 2024 menjadi 19% pada 2025. Peningkatan itu menunjukkan semakin banyak pelaku usaha kecil yang memanfaatkan perdagangan lintas negara sebagai sumber pertumbuhan bisnis.
Dalam layanan terbaru ini, J&T International menawarkan pengiriman ke lebih dari 60 negara yang mencakup kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Oseania, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Pelanggan dapat mengakses layanan tersebut melalui jaringan J&T Drop Point, Collection Point maupun Signature Point yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dari sisi biaya, perusahaan menetapkan tarif mulai Rp50.000 per kilogram untuk Malaysia, Rp60.000 per kilogram ke Singapura, Rp370.000 per kilogram ke Belanda, dan Rp580.000 per kilogram ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Cara Cek Resi J&T Express dengan Aman dan Benar untuk Hiindari Penipuan Digital
Selain itu, biaya bea cukai dikenakan sesuai tagihan aktual dari otoritas terkait sehingga pelanggan memperoleh perhitungan biaya yang lebih transparan. Seluruh layanan menggunakan sistem door-to-door hingga alamat penerima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










