Akurat
Pemprov Sumsel

Potensi Industri Penjaminan UMKM Masih Besar, Kontribusi ke PDB Baru 2,6 Persen

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 17 April 2026, 07:50 WIB
Potensi Industri Penjaminan UMKM Masih Besar, Kontribusi ke PDB Baru 2,6 Persen
Managing Partner BUMN Research Group Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI), Toto Pranoto

AKURAT.CO Managing Partner BUMN Research Group Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI), Toto Pranoto, menilai potensi pengembangan sektor usaha mikro dan kecil di Indonesia masih sangat besar.

Akan tetapi, dukungan pembiayaan dari sektor perbankan dan industri penjaminan dinilai masih relatif terbatas.

Menurut Toto, kondisi tersebut tercermin dari rasio outstanding penjaminan terhadap produk domestik bruto (PDB) yang hingga 2023 masih berada pada level rendah.

Baca Juga: MBG Jadi Mesin Ekonomi Baru, Cak Imin: UMKM Tumbuh, Investasi Tembus Rp40 Triliun

“Jadi kalau pada data tahun 2023 memang angkanya relatif masih kecil. Soal kemudian outstanding penjaminan terhadap PDB itu hanya sekitar 2,6%,” kata Toto di sela Webinar Penguatan Ekosistem Penjaminan Kredit UMKM untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Akurat.co bersama OJK, BTN dan Jamkrindo, Kamis (16/4/2026).

Toto membandingkan capaian Indonesia dengan sejumlah negara di Asia yang telah memiliki industri penjaminan lebih matang.

Di Jepang, rasio outstanding penjaminan terhadap PDB telah mencapai sekitar 7,3%, sementara Korea Selatan berada di kisaran 7,4%.

Menurut Toto, perbedaan tersebut tidak lepas dari fokus kebijakan masing-masing negara dalam melihat potensi sektor usaha mikro dan kecil sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

“kelihatan bahwa memang penekanannya kepada masing-masing negara bagaimana mereka melihat penting dari potensi sektor industri mikro, kecil ke depan untuk dikembangkan itu memang bisa fokusnya berlainan,” ujarnya.

Baca Juga: Asippindo: Ketergantungan ke APBD Hambat Ekspansi Penjaminan UMKM

Namun, Toto menilai, semakin besar perhatian terhadap sektor UMKM, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan industri penjaminan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Jadi dengan melihat kepada komparasi ini harapannya tentu ke depan kontribusi industri ini ke dalam pembentukan PDB kita juga bisa semakin besar,” tambah Toto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.