5 Gaya Berpakaian Perempuan Jawa Cantik Dan Unik, Asli Dari Nenek Moyang Yang Mulai Ditinggalkan

AKURAT.CO Gaya berbusana atau fesyen di era modern saat ini semakin banyak dan beraneka ragam, yang membuat gaya berpakaian perempuan jawa ditinggalkan atau dari suku lainnya juga sudah jarang digunakan.
Padahal, gaya berpakaian perempuan jawa pada zaman dahulu sangat populer dan sering ditiru banyak orang karena anggun dan unik, yang terlihat sangat pas pada tubuh wanita.
Seharusnya, kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa melestarikan budaya suatu daerah masing-masing, seperti gaya berpakaian perempuan jawa yang unik agar dilihat dunia dan menjadi tren.
Bukan hanya para orang tua, namun anak remaja sekarang juga harus tahu pakaian khas dari daerahnya sehingga tetap melestarikan budaya Indonesia hingga keturunan berikutnya.
Jangan membiasakan diri dengan gaya pakaian budaya barat, yang bisa membuat budaya Indonesia ditinggalkan dan semakin dilupakan.
Baca Juga: Serial Gadis Kretek Kisahkan Spirit Perempuan Dari Masa Ke Masa
Mengutip berbagai sumber, Senin (6/11/2023), berikut ini beberapa gaya berpakaian perempuan jawa yang cantik dan juga terlihat anggun.
Gaya Berpakaian Perempuan Jawa
1. Memakai kemben dalam kesehariannya
Wanita pada zaman kerajaan dahulu, selalu memakai kemben dalam kehidupan sehari-hari.
Namun saat ini, hampir tidak ada wanita yang masih memakai kemben, dan hanya beberapa saja wanita yang tinggal di daerah pedesaan yang masih memakainya.
Setelah adanya pakaian dalam khusus wanita, popularitas kemben menjadi turun drastis yang membuat orang beralih ke pakaian dalam karena lebih simpel dan cepat.
2. Memakai jarik
Dari zaman dulu sampai era modern, sebenarnya jarik masih banyak digunakan oleh kaum wanita sebagai pasangan baju kebaya.
Namun mayoritas pemakai batik, lebih sering digunakan wanita yang sudah berumur. Sementara perempuan lain lebih sering menggunakan jarik ketika ada acara resmi saja.
Seperti acara resepsi atau wisuda, meskipun masih banyak wanita sekarang yang lebih suka celana atau rok instan karena lebih praktis.
Baca Juga: 6 Rahasia Kecantikan Putri Keraton Jawa?
3. Menggunakan topi khas wanita jawa yang disebut ‘kethu’
Meskipun sudah jarang digunakan oleh wanita saat ini, namun sebenarnya tetap ada yang masih menggunakan topi khas perempuan Jawa untuk melindungi kepala dari panas yaitu kethu.
Kethu atau topi ini membuat kamu terlihat lebih menarik dan cocok dengan cuaca panas di Indonesia sehingga kepala tidak terkena matahari secara langsung.
4. Memakai stagen
Stagen merupakan salah satu alat diet yang sering digunakan perempuan atau dikenal dengan sebutan korset di zaman modern.
Metode menggunakan stagen yaitu dengan menggunakan kain yang panjang, kemudian dililit mengelilingi perut, sehingga perut akan tertekan dan terlihat lebih langsing.
Saat stagen mulai ditinggalkan, maka muncul korset yang dibuat lebih simpel dan kencang untuk membungkus perut para wanita yang ingin memiliki perut lebih rata dan bentuk tubuh terlihat lebih bagus.
Baca Juga: Tokopedia-Unilever Indonesia Dukung Pemberdayaan UMKM Perempuan Jawa Barat
5. Menggunakan selendang
Setiap wanita di zaman dahulu, pastinya mempunyai selendang yang memiliki banyak fungsi dalam berpakaian.
Sementara untuk era modern saat ini, hampir sudah tidak dapat dijumpai wanita menggunakan selendang karena banyak yang memilih pakaian modern dan simpel.
Selendang memiliki keuntungan khusus, karena pada zaman dahulu seringkali benda tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan uang.
Wanita saat itu suka sekali memasukkan uang ke dalam lendang, bungkus, dan masukkan ke dalam stagen agar lebih aman.
Itulah beberapa gaya berpakaian perempuan jawa yang wajib kamu ketahui dan harus dilestarikan, meskipun sudah jarang digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









