Akurat
Pemprov Sumsel

Resmi Dinyatakan Punah, Intip Sederet Fakta Menarik Ikan Pari Jawa, Ternyata Hidup Sejak Zaman Dinosaurus

Shalli Syartiqa | 27 Desember 2023, 20:41 WIB
Resmi Dinyatakan Punah, Intip Sederet Fakta Menarik Ikan Pari Jawa, Ternyata Hidup Sejak Zaman Dinosaurus

AKURAT.CO Ikan pari Jawa yang juga dikenal sebagai Java stingaree, baru-baru ini diumumkan telah punah, menempatkannya dalam Red List of Threatened Species atau Daftar Merah Spesies Terancam Punah yang dikelola oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Menurut penjelasan Ketua penilai, Julia Constance, seorang kandidat PhD dari Charles Darwin University di Australia, kepunahan ikan pari Jawa terutama disebabkan oleh penangkapan ikan yang dilakukan secara intensif dan tidak diatur, serta degradasi dan kehilangan habitat pesisir akibat proses industrialisasi.

Di samping kepunahannya, inilah sederet fakta menarik dari ikan Pari Jawa.

5 Fakta menarik ikan Pari Jawa

1. Hidup sejak zaman dinosaurus

Treehugger melaporkan bahwa ahli memperkirakan terdapat setidaknya 220 jenis spesies ikan pari di lautan global, danau, dan sungai air tawar.

Pada tahun 2019, tim dari Institute of Paleontology di University of Vienna menemukan fosil ikan pari yang telah ada selama 50 juta tahun.

Data lebih lanjut menunjukkan bahwa ikan pari modern berpisah dari kelompok saudara mereka pada akhir periode Jurassic, sekitar 150 juta tahun yang lalu.

2. Tidak memiliki kerangka tulang

Berbeda dengan ikan lain yang memiliki kerangka, ikan pari tidak memiliki tulang, sehingga bentuk tubuhnya tampak dengan jelas.

Dilansir oleh Blue Reef Aquarium, ikan pari memiliki tubuh yang didukung oleh tulang rawan serupa dengan tulang telinga manusia, menjadikannya lentur dan sangat fleksibel.

3. Ekor sebagai alat pelindung diri

Ikan pari memiliki ciri khas yang terlihat dari bagian ekornya, yang bukan hanya ekor biasa.

Ekor ikan pari berfungsi sebagai alat pertahanan. Beberapa jenis ikan pari bahkan memiliki duri pada ekornya yang tajam, bergerigi, dan berlekuk, digunakan untuk melindungi diri dari ancaman predator.

4. Ikan pari tidur di pasir

Ketika beristirahat, ikan pari akan mengubur tubuhnya di dalam pasir.

Mereka membiarkan duri pertahanan mereka mencuat untuk melindungi diri saat tidur.

5. Ikan pari sepupu dekat hiu

Ikan pari dapat dianggap sebagai sepupu dekat hiu karena keduanya termasuk dalam kelompok elasmobranch, ikan dengan kerangka tulang rawan dan lima hingga tujuh celah insang.

Meskipun serupa, terdapat perbedaan morfologi antara keduanya. Ikan pari berbentuk pipih dengan mulut, lubang hidung, dan insang di bagian bawah tubuhnya.

Beberapa kasus khusus, seperti angel shark yang memiliki tubuh mirip ikan pari, dan sawfish yang juga termasuk ikan pari, menunjukkan variasi dalam kelompok ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.