Profil Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno yang Viral Diduga Lakukan Pelecehan

AKURAT.CO Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang karyawan di kampusnya pada tanggal 6 Februari 2023.
Di sisi lain, Edie Toet Hendratno membantah tuduhan pelecehan seksual tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa terduga akan dijadwalkan untuk diperiksa, pada Senin (26/2/2024).
"Ada laporan dugaan pelecehan seksual oleh rektor. Kasus ini ditangani oleh Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Ade.
Menurut Ade Ary, penyidik dari Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami kasus ini dan korban telah diperiksa oleh polisi.
Sehubungan dengan itu, kini profil Rektor Pancasila Edie Toet Hendratno sedang menjadi sorotan perhatian publik.
Baca Juga: Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Rektor Universitas Pancasila, Diduga Lakukan Pelecehan
Profil Edie Toet Hendratno
Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, S.H., M.Si., FCBArb, juga dikenal sebagai Edie Toet Hendratno, adalah Rektor Universitas Pancasila pada periode 28 Mei 2021 hingga 14 Maret 2022.
Edie Toet Hendratno diangkat sebagai Rektor Universitas Pancasila menggantikan Prof. Dr. apt. Wahono Sumaryono yang meninggal pada tanggal 25 Mei 2021.
Prof. Edie Toet Hendratno adalah seorang dosen di program studi Ilmu Hukum.
Dari segi pendidikannya, Prof. Edie Toet Hendratno menyelesaikan gelar S1 Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1979.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di universitas yang sama pada tahun 1999.
Pada tahun 2006, Prof. Edie Toet Hendratno meraih gelar S3 dari Universitas Gadjah Mada.
Di sisi lain, Kabiro Humas Universitas Pancasila, Putri Langka mengatakan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait kasus yang melibatkan rektor kampus tersebut.
Ia memastikan bahwa pihak kampus akan mendukung proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.
Putri juga menyebut bahwa terduga dan korban saat ini masih berstatus sebagai karyawan aktif di Universitas Pancasila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









