Tisya Erni Diduga Jadi Pelakor Rumah Tangga Amy, Wanita Asal Korea Selatan yang Anaknya Dibawa Kabur Suami dan Selingkuhan

AKURAT.CO Baru-baru ini, warganet dibuat heboh dengan video wanita warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, Amy, yang bercerita tidak bisa bertemu dengan anaknya karena suami sahnya selingkuh dengan Tisya Erni.
Sejak Amy mengunggah ceritanya di media sosial, pedangdut Tisya Erni mulai jadi sorotan publik dan membuat penggemar kecewa karena diduga menjadi pelakor sekaligus bawa kabur anak orang.
Dikutip dari akun @wonyscard, Selasa (5/3/2024), dia mengunggah kembali video Amy yang menceritakan kisah hidupnya harus berpisah dengan anak bayinya karena dibawa kabur oleh suami dan selingkuhannya yang diduga Tisya Erni.
“Ini anaknya dibawah sama selingkuhan suaminya, dan selingkuhan suaminya ini pernah kena kasus prostitusi,” cuitnya.
Dalam video yang viral tersebut, terlihat banyak orang, terutama pria, seperti berpakaian rapi dengan warna yang mirip dengan security di rumah sakit.
Sekelompok pria tersebut berusaha menjauhkan Amy yang berteriak-teriak kepada sosok wanita yang sedang menggendong bayi.
Amy mengatakan, dia berteriak kepada perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya, Tisya Erni, sedang menggendong bayinya di rumah sakit.
“Disaat saya melihat Tisya Erni menggendong bayi saya, saya tidak tahan melihatnya. Bagaimana bisa, selingkuhan ini menggendong bayi saya,” jelas Amy.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Tisya Erni, Mantan SPG yang Kini Jadi Selebgram
Amy mengungkapkan perasaannya yang tidak bisa terima bahwa Tisya Erni bisa menggendong bayinya, sementara dia sebagai ibu kandungnya tidak bisa menyentuh anaknya sendiri.
“Saya ibu kandungnya tidak bisa menggendong bayi saya, tidak bisa menyentuh, tidak bisa menyusui bayi saya, dan tidak bisa berada di dekat bayi saya,” tambahnya.
Sebagai ibu kandung, Amy hanya ingin bisa dekat dengan bayinya dan menggendongnya saat itu, namun para pria yang diduga sebagai pengawal telah menghentikan Amy.
“Saya hanya ingin menggendong bayi saya, tapi mereka menghentikan saya… Saya memohon setidaknya saya bisa menyusui anak saya,” kata Amy.
Usaha Amy tersebut tiada hasil, karena suaminya justru melindungi wanita yang diduga adalah Tisya Erni untuk membawa anak-anaknya.
Karena itu, Amy memutuskan untuk menceritakan kisahnya di media sosial dan melaporkan kasus pengambilan paksa anak di bawah umur ke polisi.
Baca Juga: Bantah Tuduhan Selingkuh, Sule Akui Kenal Model Tisya Erni
Video tersebut langsung mendapatkan banyak respons dari warganet yang mendukung Amy sebagai ibu kandung untuk tetap semangat.
“Ya Allah kasihan banget ibu kandungnya, btw itu anaknya yang pertama kenapa kayak takut gitu ngelihat si ibu, takutnya udah dipengaruhi gitu sama selingkuhannya,” tulis @amerxxxx.
“Ada orang yang misahin anak dari ibu kandungnya aja udah gila. Itu anak kandungnya sendiri loh, kasihan ih. Semoga ibu kandung cepat diberi kesempatan untuk balik ke anaknya yaa,” balas @calumchuxxx.
“Jadi pelakor eh malah ngambil anak orang, karma menunggumu,” tulis @rurulistyxxx.
“Anak-anaknya kasihan mau sama ibunya tapi gak dibolehin,” bales @caaxxxx.
Itulah beberapa tanggapan warganet yang berharap kasus perempuan WNA asal Korea Selatan, Amy, bisa segera ditindaklanjuti dan dapat keadilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








