Paul Alexander Pria yang Hidup dengan Paru-paru Besi Selama 7 Dekade Meninggal Dunia

AKURAT.CO Paul Alexander, pria yang hidup selama tujuh dekade di dalam paru-paru besi meninggal di usia 78 tahun, pada Senin (11/3/2024).
Paul Alexander mengalami kelumpuhan dan hidup selama 70 tahun di dalam paru-paru besi setelah selamat dari polio saat masih kecil telah meninggal dunia.
Kepergian Paul Alexander dikabarkan oleh saudaranya, Philip, dalam sebuah unggahan di Facebook dengan tidak menjelaskan penyebabnya.
Baca Juga: Deretan Caleg Ini Terancam Gagal di Dapil DKI I, Ada Yusuf Mansur, Aiman hingga Ayu Azhari
"Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari kehidupan seseorang yang dikagumi seperti dia. Sosoknya menyentuh dan menginspirasi jutaan orang dan itu tidak berlebihan," tulis Philip Alexander di Facebook, dikutip Kamis (14/3/2024).
Alexander berusia enam tahun pada tahun 1952 ketika ditempatkan di dalam silinder logam yang menutupi seluruh tubuhnya yang berfungsi sebagai paru-paru.
Ia mulai menggunakan paru-paru besi setelah tertular polio, penyakit mematikan yang pernah melumpuhkan puluhan ribu anak pada masa itu.
Paru-paru besi sendiri menggunakan tekanan untuk meniupkan udara ke dalam paru-parunya.
Baca Juga: Diharamkan MUI, Berikut Daftar Kurma Asal Israel Beserta Cara Ceknya
Sosok Alexander lulus dari sekolah hukum dengan berhasil lulus ujian dan berpraktik sebagai pengacara.
"Dia memerintah sebuah ruangan, menyukai makanan enak, anggur, perempuan, percakapan panjang, belajar, dan tertawa," tulis saudaranya.
Alexander diketahui terjangkit Covid-19 dan dirawat di rumah sakit yang diketahui dalam video terbaru yang diposting ke akunnya pada 26 Februari.
Baca Juga: 15 Kata Bijak Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf, Cucu Nabi yang Wafat di Bulan Puasa
Seorang pria yang diidentifikasi hanya sebagai Lincoln mengatakan bahwa dia mengelola media sosial Alexander, dan mengatakan bahwa pria 76 tahun itu telah dibawa ke ruang gawat darurat setelah didiagnosis dengan Covid-19.
Meskipun Alexander dapat menggunakan paru-paru besi rumah sakit dan kembali ke rumah, dia dikatakan masih lemah dan berjuang untuk makan dan minum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



