Akurat
Pemprov Sumsel

5 Kasus Mutilasi Paling Sadis dan Bikin Heboh Warga Indonesia, Terbaru Suami Jual Jasad Istri di Ciamis!

Iim Halimatus Sadiyah | 7 Mei 2024, 18:41 WIB
5 Kasus Mutilasi Paling Sadis dan Bikin Heboh Warga Indonesia, Terbaru Suami Jual Jasad Istri di Ciamis!

AKURAT.CO Belakangan ini, masyarakat Indonesia dibuat heboh dengan deretan kasus mutilasi yang terus terjadi tiap tahunnya, bahkan para pelaku bertindak sangat kejam kepada korban.

Kasus mutilasi terbaru di Indonesia yaitu terjadi di Ciamis, seorang suami tega menjual tubuh istrinya yang sudah tewas dan dimutilasi agar mendapatkan sejumlah uang.

Sebelum kasus mutilasi di Ciamis, ternyata sudah ada berapa kasus mutilasi yang mengerikan dan dianggap paling sadis di Indonesia.

Mengutip berbagai sumber, Selasa (7/5/2024), berikut ini deretan kasus mutilasi paling sadis dan bikin heboh masyarakat di Indonesia karena dianggap sangat kejam.

Baca Juga: Mengejutkan! Ini 5 Fakta Suami Mutilasi Istri di Ciamis hingga Tawarkan Jasadnya ke Tetangga

Daftar Kasus Mutilasi Paling Sadis di Indonesia

1. Ryan Jombang (2008)

Ryan mendapatkan julukan ‘Serial Killer’ oleh masyarakat Indonesia, karena sudah membunuh dan memutilasi sebanyak 11 korban.

Kasus mutilasi yang dilakukan oleh Ryan tersebut sangat heboh di tahun 2008, karena aksinya tersebut berlangsung selama dua tahun.

Polisi akhirnya menemukan tujuh potongan tubuh manusia di daerah Jakarta Selatan, hingga akhirnya berhasil menangkap Ryan.

Kekejaman dari Ryan tersebut sampai dijadikan sebuah film dokumenter oleh Astro All Asia Networks, Crime & Investigation Network, yang berjudul 'Ryan: The Smiling Serial Killer'.

Baca Juga: Suami Tega Mutilasi Istri di Ciamis, Mayat Dibuang ke Pinggir Jalan

2. Koper di Apartemen Kalibata City (2020)

Kasus mutilasi yang terjadi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, sempat menghebohkan masyarakat karena para pelakunya adalah sepasang kekasih.

Pelaku insiden pembunuhan pada September 2020 silam, yaitu Djumadil Al Fajri dan Laeli Atik Supriyatin, yang nekat membunuh seorang manajer HRD di perusahaan asal Jepang, RHW.

Bukan hanya membunuh, namun sepasang kekasuh tersebut melakukan mutilasi terhadap korban hingga dipotong menjadi 11 bagian dan dimasukkan ke dalam koper.

Koper yang berisikan jasad korban tersebut ditemukan di lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada 16 September 2020.

Peristiwa mengenaskan tersebut ditetapkan sebagai pembunuhan berencana dan sepasang kekasih itu langsung diamankan oleh polisi.

3. Koper Merah di Bogor (2023)

Selanjutnya adalah kasus mutilasi yang dilakukan oleh DA (38), di Tenjo, Kabupaten Bogor, hingga memasukkan jada korban RD (35) ke dalam koper berwarna merah.

Awalnya, DA dan RD berteman baik dan tinggal dalam satu apartemen di Cisauk, Tangerang, Banten, hingga suatu hari terjadi pertikaian besar.

Pertikaian itu terjadi pada 14 Maret 2023, yang berujung pembunuhan karena DA tidak bisa mengontrol emosi sehingga menikam RD berkali-kali.

Salah satu motif DA membunuh RD yaitu karena korban menolak hubungan sesama jenis.

Baca Juga: Kenali Uang Mutilasi Dan Ciri-cirinya

Akhirnya, DA memutuskan untuk memotong bagian tubuh korban menggunakan mesin gerinda karena merasa panik telah membunuh seseorang.

Beberapa bagian potongan tubuh korban dibuang ke Sungai Cimanceuri, Tangerang. Sementara bagian lainnya, dimasukkan ke dalam koper merah dan dibuang ke kebun pisang di Jalan Kampung Baru, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

4. Wowon cs di Bekasi (2023)

Dianggap paling sadis seperti kasus Ryan Jombang, kasus mutilasi berikutnya terjadi di Bekasi tahun 2023 dan dilakukan oleh beberapa orang.

Beberapa pelakunya adalah Wowon, Duloh, dan Dede, yang nekat melaksanakan aksi pembunuhan berencana menggunakan racun tikus.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Mutilasi Mahasiswa Di Sleman

Pasalnya, racun tikus tersebut dicampur ke dalam kopi untuk mengakhiri nyawa Ai Maimunah, Ridwan Abdul Muiz dan M Riswandi.

Awalnya, Wowon dan rekan-rekannya tersebut diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban Ai Maimunah, hingga akhirnya polisi mengungkap fakta yang lebih mengerikan.

Penyelidikan polisi mengungkap, Wowon merupakan dalang di balik serangkaian pembunuhan di Cianjur, yang memakan nyawa sembilan korban.

Sembilan mayat ditemukan sudah terkubur di beberapa lokasi terpencil, dan melibatkan sejumlah korban yang tidak bersalah, namun juga terbunuh.

Tak heran jika kasus Wowon disamakan dengan Ryan Jombang, karena dia sudah memakan banyak korban dan memutilasinya.

5. Tarsum di Ciamis (2024) 

Kasus mutilasi terbaru di tahun 2024 ini, dianggap mengerikan dan tak kalah sadis dengan kasus-kasus sebelumnya.

Belakangan ini, masyarakat dibuat terkejut dengan aksi Tarsum (50) di Ciamis yang melakukan pembunuhan kepada istrinya sendiri, Yanti, hingga memutilasi beberapa bagian tubuh korban.

Tak hanya itu, namun Tarsum juga membawa bagian tubuh korban untuk dijual kepada warga Desa Cisontrol, Ciamis, Jawa Barat.

Melihat perilaku tak wajar dari Tarsum, tentu saja membuat warga panik, termasuk Ketua RTbernama Yoyo Tarya, yang menjadi sasaran Tarsum untuk ditawarkan potongan tubuh istrinya.

"Yang disampaikan oleh pelaku, dia bilang, 'Pak tolong beli, Pak tolong beli. Nih daging si Yanti (istrinya)," kata Yoyo Tarya.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan Tarsum yaitu masalah kejiwaan, karena beberapa hari sebelumnya pelaku sempat terlihat depresi.

Warga menduga bahwa pelaku mengalami depresi karena tekanan ekonomi.

Dugaan depresi ini diperkuat oleh pengakuan beberapa saksi yang menyebut Tarsum dan istrinya itu sempat cekcok dalam beberapa hari terakhir.

Itulah beberapa kasus mutilasi paling sadis di Indonesia yang sudah terungkap dan berakhir mengenaskan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.