Ramai Isu Telat Bayar Gaji Karyawan, Ternyata Ini Profil Pemilik Kafe Bukanagara yang Jadi Produser Film Budi Pekerti

AKURAT.CO Viralnya isu salah satu kafe hits di Jakarta, Bukanagara, diduga telat bayar gaji karyawan hingga berbulan-bulan, membuat warganet penasaran dengan pemiliknya.
Pasalnya, kafe Bukanagara dikenal memiliki interior estetik dengan harga menu makanan dan minuman yang tak murah.
Tentu saja, isu kafe Bukanagara telat bayar gaji karyawan telah membuat heboh warganet, karena sosok pemiliki kafe tersebut menyeret nama produser film Budi Pekerti, Willawati.
Dikutip dari akun X @japoota, Rabu (8/5/2024), mengungkap bahwa salah satu temannya yang bekerja di kafe Bukanagara, sudah tidak mendapatkan hak gajinya selama berbulan-bulan.
Baca Juga: VIRAL Kedai Kopi Bukanagara Diduga Sering Telat Bayar Gaji Karyawan, Rela Dicicil Sampai 5 Bulan!
“Bagus sih, tapi percuma karena karyawannya digaji telat selama berbulan-bulan dan dicicil terus sampe numpuk gajinya,” tulis akun itu.
Pemilik akun juga mengungkap kondisi temannya yang bekerja di kafe tersebut harus melakukan pinjaman online (pinjol) karena tidak ada pemasukkan.
“Ini bukan kasusku tapi kasus temanku, aku selalu coba bantu dia karena dia benar-benar udah terseokseok banget. Sampai pinjol, ongkos abis, gada uang buat makan, sampe sakit karena stres,” jelasnya.
Akibat cuitan tersebut viral, membuat salah satu netizen mengungkap sosok pemilik kafe Bukanagara bernama Willawati, yang dikenal sebagai seorang produser film.
Baca Juga: Viral Wisatawan Keluhkan Banyak Pungli di Pantai Bira Sulsel, Pemkab Buka Suara
Willawati merupakan produser film, sekaligus memiliki beberapa usaha, dan dia beragama islam.
Bukan hanya kafe Bukanagara saja yang terkenal, namun salah satu bisnis bengkel konversinya juga dikenal masyarakat, yaitu Nagara Conversion.
Wanita paruh baya ini sering dipanggil Willa dan aktif di media sosial, dengan nama akun Instagram miliknya yaitu @wiew94, sementara di X pakai nama @willawati.
Sejak kasus kafe Bukanagara ramai diperbincangkan warganet di X, Willawati belum angkat bicara untuk melakukan klarifikasi tentang masalah bisnisnya.
Padahal, akun Instagram Willawati juga mulai diserbu warganet untuk meminta keadilan untuk memenuhi gaji karyawannya yang belum dibayarkan.
“Bu bayar gaji karyawan bu, jangan film doang Budi Pekerti, andanya malah tidak Berbudi Pekerti,” tulis @martabakxxxxxx.
“Dua juta perbulan itu dikit bu masa masih ditahan-tahan, dimana budi pekertimu bu Willawati,” balas @moodyxxxx.
“Kayak gini toh kelakuan sekelas produser tapi gabisa bayar gaji karyawan,” tulis @samudraxxx.
“Saya tahu ibu seorang muslim, ayo ibu mohon diberikan hak mereka, jangan sampai ibu dzolim sama mereka dengan memutus rezeki mereka. Saya salah satu pelanggan yang sering ke Coffee Shop ibu loh. Tolong bu jangan sampai mereka susah terus,” balas @kelvinxxxx.
Itulah tanggapan warganet yang berusaha membantu para karyawan kafe Bukanagara agar mendapatkan hak gajinya oleh pemilik kafe.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







