Sederet Fakta Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil Asal Jakarta hingga Tewas di Pati

AKURAT.CO Kasus pengeroyokan bos rental mobil asal Jakarta hingga tewas di Pati masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kejadian tragis yang menimpa bos rental mobil asal Jakarta beserta rekan lainnya itu terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6/2024).
Video kejadian bos rental mobil asal Jakarta tewas dihajar massa tersebut bahkan tersebar di media sosial, yang turut menuai beragam reaksi dari netizen.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa di Pati, Dikira Maling
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga menghajar habis-habisan empat orang yang dicurigai sebagai maling mobil.
Setelah kejadian tersebut, sejumlah korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Di sisi lain, terdapat sederet fakta dari kasus pengeroyokan bos rental asal Jakarta hingga tewas di Pati.
Mengutip dari berbagai sumber pada Sabtu (8/6/2024), berikut ini fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus pengeroyokan ini.
1. Dikira Maling Mobil Oleh Warga
Insiden tersebut berawal ketika BH mengajak SH, KB, dan AS untuk mengambil mobil rental jenis Honda Mobilio.
Menurut pelacakan GPS, mobil itu terdeteksi berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati.
Mereka pun pergi ke lokasi tersebut dengan mengendarai mobil Sigra putih pada Kamis (6/6/2024). Setibanya di lokasi, para korban menemukan mobil Honda Mobilio tersebut sedang terparkir.
BH lalu membuka dan membawa mobil rental itu menggunakan kunci cadangan yang sudah ia siapkan sebelumnya.
Namun, ada warga yang melihat BH membawa mobil tersebut dan berteriak "maling".
Warga yang berada di lokasi tersebut, menurut Muji, segera mengejar mobil yang dibawa oleh BH dan tiga orang lainnya.
Setelah itu, terjadi pengeroyokan oleh warga kepada empat orang yang dituduh sebagai maling mobil tersebut.
2. Korban berasal dari Jakarta dan Tegal
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, menginformasikan bahwa korban yang tewas berinisial BH (52) adalah bos rental mobil dari Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sementara itu, tiga korban lainnya yang mengalami luka-luka adalah rekan BH, yaitu SH (28) yang merupakan warga Koja, Jakarta Barat, KB (54) adalah warga Kedung Banteng, Kabupaten Tegal dan terakhir ES (37) yang merupakan warga Pulogadung, Jakarta Timur.
3. Sosok Penyewa Mobil Terkuak
Mobil yang dicari korban ditemukan terparkir di depan rumah warga berinisial AG.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin menjelaskan bahwa AG saat ini diperiksa sebagai saksi.
Dari pemeriksaan tersebut, terungkap bahwa AG meminjam mobil tersebut dari saudaranya, yang diduga adalah penyewa mobil itu.
"Keterangan dari saudara AG, mobil tersebut dipinjam dari saudaranya, dan hal ini masih kami dalami lebih lanjut," ujar Alfan, dikutip pada Sabtu (8/6/2024).
4. Polisi Berhasil Mengamankan dua Orang
Saat ini, polisi telah mulai menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut dan telah mengamakan dua orang yang diduga sebagai provokator.
"Baik terkait dengan korban luka dan meninggal dunia ini, kami dari Polresta Pati dan Sukolilo melakukan penyelidikan dan saat ini kita mengamankan dua orang," kata Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin.
"Status keduanya masih pemeriksaan mendalam ya, nanti hasilnya akan kita laporkan," lanjutnya.
5. Mobil Dibakar dan Ponsel Diambil
Selain korban dihajar oleh warga, mobil berwarna putih yang mereka gunakan juga turut dibakar oleh warga yang menduga mereka adalah maling mobil.
Hal ini terlihat dalam video yang beredar di media sosial, di mana beberapa pemuda tampak menyaksikan dan merekam kejadian itu.
"Mobil dibakar wong (orang), ketangkep maling," kata perekam video.
Selain itu, perekam juga menunjukkan dompet hitam yang katanya berisi ponsel.
Kemudian ia juga memperlihatkan dompet hitam yang menurutnya berisi ponsel.
"Untung nemu hp," kata dia.
Dompet hitam itu terlihat bertuliskan 'DRG PUTIH SARI Caleg DPR RI'.
Baca Juga: Analisa Video Viral Sekuriti Pukul Anjing Penjaga di Plaza Indonesia, Ada Dua Kejadian Berbeda?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









