Deretan Fakta Menarik Labubu, Boneka Viral Hasil Ciptaan Seniman Hong Kong yang Jadi Incaran Kolektor!

AKURAT.CO Gantungan kunci atau bag charm Labubu kini tengah viral di Indonesia.
Tren ini bermula dari idol K-Pop terkenal, Lisa BLACKPINK, yang membagikan momen unboxing Labubu dan memperlihatkannya sebagai aksesoris.
Sejak itu, para penggemar di Tanah Air ikut berburu Labubu.
Baca Juga: Demam Boneka Labubu: Dari Antrian Panjang hingga Harga Fantastis, Apa yang Membuatnya Spesial?
Salah satu peristiwa yang paling menarik perhatian adalah ketika pengunjung di Gandaria City memadati toko Pop Mart Indonesia, hanya untuk membeli Labubu.
Banyak di antaranya bahkan rela mengantri sejak subuh. Lantas, apa sebenarnya Labubu dan mengapa karakter ini begitu diminati?
Berikut 3 fakta menarik tentang fenomena Labubu:
1. Diciptakan pada Tahun 2015
Labubu adalah karakter peri berbulu yang pertama kali diciptakan oleh seniman asal Hong Kong, Kasing Lung, pada tahun 2015.
Karakter ini memiliki ciri khas dengan telinga runcing, senyuman nakal, dan deretan gigi tajam.
Penampilan unik inilah yang membuat Labubu begitu mudah dikenali dan disukai.
Baca Juga: Viral Pembeli Boneka Labubu Ribut di Mal Jakarta, FOMO dan Jastiper Disebut Biang Keroknya
2. Bagian dari Kelompok "The Monsters"
Labubu bukan satu-satunya karakter yang diciptakan Kasing Lung.
Ia adalah bagian dari kelompok karakter "The Monsters," yang terdiri dari beberapa karakter lainnya seperti Zimomo, Tycoco, Spooky, dan Pato.
Karakter-karakter ini mendapatkan inspirasi dari dongeng-dongeng Nordik yang diangkat dalam buku cerita anak.
3. Mendunia Sejak 2019
Ketenaran Labubu semakin meluas setelah Kasing Lung menandatangani perjanjian lisensi eksklusif dengan perusahaan Pop Mart asal China pada tahun 2019.
Dari sekadar karakter di buku cerita, Labubu kini hadir dalam bentuk boneka, gantungan kunci, dan berbagai merchandise lainnya yang banyak diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Namun, popularitas Labubu juga menyebabkan maraknya produk palsu di pasaran.
Berikut adalah beberapa cara untuk memastikan keaslian boneka Labubu, sebagaimana dijelaskan oleh Alfietoys.com:
1. Periksa Kemasan
Kualitas Kemasan: Produk asli memiliki kemasan yang kokoh dan berkualitas tinggi dengan warna tajam dan cerah.
Detail: Informasi seperti kode produk dan logo pabrikan pada kemasan menunjukkan keaslian produk.
Stempel Anti-Pemalsuan: Produk asli biasanya dilengkapi dengan stempel khusus yang sulit ditiru.
2. Kualitas Produk
Bahan: Labubu asli terbuat dari bahan berkualitas tinggi, aman, dan tahan lama tanpa bau menyengat.
Detail: Detail pada boneka asli sangat diperhatikan, termasuk pada ukuran dan finishing yang presisi.
3. Kode dan Sertifikat Produk
Labubu asli dilengkapi dengan kode produk dan sertifikat keaslian. Kode barcode di bagian belakang kemasan bisa diverifikasi melalui situs resmi Pop Mart.
Baca Juga: Dibayar 7 Kali Lebih Kecil Ketimbang Jude Bellingham, Gaji Lamine Yamal Dianggap tak Sepadan
Dengan harga yang cukup tinggi dan popularitas yang terus meningkat, penting untuk memastikan keaslian Labubu sebelum membeli. Pastikan untuk memeriksa kemasan, kualitas, dan kode produk untuk menghindari penipuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








