Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL ART Asal Silirejo Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Balita, Korban Dipukul hingga Dibanting

Iim Halimatus Sadiyah | 4 Oktober 2024, 08:17 WIB
VIRAL ART Asal Silirejo Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Balita, Korban Dipukul hingga Dibanting

AKURAT.CO Baru-baru ini, viral kasus seorang Asisten Rumah Tangga (ART) diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap balita di Silirejo, Kabupaten Pekalongan.

Berawal dari orang tua korban yang meminta tanggung jawab kepada keluarga pelaku, namun ternyata tidak ditanggapi dengan baik saat mengetahui ART asal Silirejo tersebut diduga lakukan tindakan penganiayaan terhadap balita.

Dikutip dari akun X @kegblgnunfaedah, Jumat (4/10/2024), orang tua korban mengetahui aksi ART yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anaknya yang masih balita berasal dari rekaman CCTV.

Awalnya, orang tua korban berusahan untuk meminta konfirmasi kepada ART atas dugaan melakukan penganiayaan berupa kekerasan fisik kepada balita hingga ancaman verbal.

Baca Juga: Viral! Santri di Aceh Disiram Air Cabai oleh Ustadzah hingga Alami Luka Serius, Apakah Sesuai dengan Pendidikan Islam?

"Jadi sdikit cerita, selama ini aku gatau kalo anakku ternyata sering mendapat kekerasan fisik serta ancaman verbal seperti kata2 'mau kamu dipukul'," tulis akun tersebut.

Orang tua korban diketahui jarang sekali membuat CCTV di rumahnya, karena sudah terlalu percaya dengan ART yang menjaga anak balitanya.

"Saking aku terlalu percaya sama ni ART krna didepan beneran kyk dia gemati sama anakku sepercaya itu smpe aku jarang buka CCTV," ungkapnya.

Suatu hari, ayah korban sempat bermimpi tentang anaknya menjadi korban penculikan dan penganiayaan, sehingga dia mengecek rekaman CCTV di rumahnya.

Baca Juga: Viral! Seorang Mahasiswa Unila Tunjukkan Alat Kelamin di Kasir Minimarket

"Singkat cerita suamiku mimpi anakku main dplaygroun diculik dan dianiaya sama badut.. yaaa emang firasat orang tua gak pernah salah, keesokan harinya gak sengaja pas buka cctv liat art ini ngaplok kepala anakku, dari situ aku mulai buka bbrpa cctv dan aku nemuin video kekerasan yang terjadi sama anakku (padahal art ini tau di rumahku ada cctv)," jelasnya.

Orang tua korban diketahui sudah sering menemukan luka tak wajar di tubuh anaknya, seperti lebam dan juga cakaran tangan. Namun saat itu, pelaku mengaku bahwa korban jatuh dari sepeda.

"Nah beberpa kali memang aku sempet curiga karna sering nemuin luka lebam di paha, kaki, da terakhir pipi anakku lebam serta ada bekas cakaran tangan, pernah juga tangan kiri anakku buat gerak sakit (dislokasi) aku tanya katanya jatuh dari sepeda tnyta yang sebenernya adalah tangan anakku di cengkiwing (jadi dia gendong dengan posisi 1 tangan anakku di angkat)," tuturnya.

Dalam beberapa bukti yang menunjukkan ART lakukan tindakan penganiayaan kepada anak balita, terlihat dari sebuah foto anak kecil yang mendapatkan luka di bagian bibirnya.

Kemudian tersebar sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan sosok ART tersebut sedang memukul kepala korban saat sedang ingin naik ke atas motor.

Berdasarkan dari surat pernyataan pelaku yang sudah ditandatangani, pelaku mengaku melakukan penganiayaan terhadap korba berupa memukul, mencubit, menarik, hingga membanting korban.

Maka dari itu, orang tua korban saat ini meminta bantuan agar kasus penganiayaan anaknya bisa segera ditindaklanjuti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.