Sahril Helmi Jurnalis Metro TV Hilang dalam Ledakan Speadboat Milik Basarnas di Maluku

AKURAT.CO Upaya pencarian Sahril Helmi selaku jurnalis Metro TV yang hilang di perairan Gita, Kecamatan Oba, Tidore Kepulauan, Maluku Utara hingga kini masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Sahril Helmi dilaporkan hilang sejak 2 Februari 2025 setelah terlibat dalam insiden meledaknya speedboat berjenis Rigid Inflatable Boat RIB 04 di perairan Gita, Kecamatan Oba, Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Keluarga Sahril menemui Muhammad Syahran Latur selaku Kasi Operasi Kantor SAR Ternate yang merupakan salah satu korban selamat dalam insiden tersebut.
Baca Juga: UPDATE Metro TV Minta Maaf Atas Tayangan yang Menyebut Gregoria Mariska Dapat Medali Giveaway
Pertemuan keluarga Sahril dengan Syahran berlangsung di Pelabuhan Rum, Tidore Kepulauan. Syahran menceritakan kembali detik-detik insiden yang terjadi pada Minggu malam. Pada saat kejadian, tim yang ada telah sepenuhnya menggunakan rompi pelampung. Namun nahasnya, tiba-tiba terjadi ledakan di speedboat yang mereka tumpangi hingga menyebabkan seluruh tim yang ada terpental ke laut.
Syahran Latur menjelaskan bahwa tim yang berangkat dalam misi penyelamatan dua nelayan yang sebelumnya meminta bantuan pertolongan. Namun tragisnya, insiden ini menyebabkan hilangnya salah satu rekan mereka.
Rabu (30/1/2025) kemarin, seorang nelayan menemukan sebuah rompi pelampung berwarna orange di sekitar Pulau Kayoa, yang diduga kuat milik korban.
Temuan nelayan tersebut kemudian diserahkan ke KRI Tatihu milik TNI Angkatan Laut yang juga terlibat dalam pencarian. Rompi pelampung tersebut diharapkan menjadi titik terang dalam pencarian Sahril Helmi.
Sementara itu Fitri, Ibunda dari Sahril tak kuasa menahan tangisnya saat dia meminta bantuan supaya pencarian anaknya terus dilakukan hingga Sahril ditemukan.
TNI AL dan tim SAR terus berupaya untuk menemukan keberadaan Sahril Helmi di sekitar perairan GITA. Proses pencarian pun diperluas dengan menggunakan alat pendeteksi bawah air dan juga kapal.
Baca Juga: Tabrak Truk Sampah, Wartawan Metro TV Meninggal Dunia di Cakung
Profil Sahril Helmi
Sahril Helmi lahir di Bisui, Halmahera Maluku Utara pada 19 April 1994. Ia memulai karier jurnalistik di Metro TV sejak 2023 sampai dengan sekarang.
Sahril Helmi dikenal sebagai jurnalis yang memiliki semangat tinggi. Dedikasi Sahril Helmi pun sebagai jurnalis tidak diragukan lagi.
Pihak keluarga, kerabat, hingga rekan-rekan sesama jurnalis berharap Sahril dapat segera ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








