Akurat
Pemprov Sumsel

Perjalanan Karier dan Profil Gustiwiw Alias Gusti Irawan Wibowo, Meninggal Dunia Hari Ini Usai Jatuh di Kamar Mandi

Shalli Syartiqa | 15 Juni 2025, 20:50 WIB
Perjalanan Karier dan Profil Gustiwiw Alias Gusti Irawan Wibowo, Meninggal Dunia Hari Ini Usai Jatuh di Kamar Mandi

AKURAT.CO Gustiwiw meninggal dunia, pada Minggu (15/6/2025). Manajernya, Pinkan, mengonfirmasi bahwa Gustiwiw meninggal karena terjatuh di kamar mandi.

Peristiwa tragis itu terjadi saat ia berada di Lembang, Bandung, dalam perjalanan luar kota. Pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Gustiwiw masuk ke kamar mandi dan tidak kunjung keluar.

Sekitar pukul 03.00 WIB, rekannya mencoba memanggil tetapi tidak mendapat respons.

Hingga akhirnya pada pukul 06.00 WIB, rekan korban meminta bantuan petugas keamanan penginapan untuk membuka pintu kamar mandi secara paksa.

Gustiwiw ditemukan dalam keadaan telungkup di dalam kamar mandi. Hasil pemeriksaan awal polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah.

Jenazah Gustiwiw tiba di rumah duka di kawasan Pondok Gede, Bekasi, sekitar pukul 14.20 WIB pada hari yang sama dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jati Sari, Bekasi, Jawa Barat, usai disalatkan di Masjid Baitul Haq, Pondok Melati.

Kepergiannya yang mendadak mengejutkan banyak pihak, terutama karena Gustiwiw masih aktif membagikan unggahan di Insta Story miliknya hanya 13 jam sebelum kabar wafatnya

Profil Singkat Gustiwiw

Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw, lahir di Bekasi, Jawa Barat, pada 28 November 1999.

Ia adalah putra dari musisi legendaris Timur Priyono, yang dikenal sebagai penulis lagu "Yang Penting Happy".

Meskipun berasal dari keluarga seniman, Gustiwiw menempuh pendidikan musik formal sejak SMK dan melanjutkan studi di Program Studi Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dari 2017 hingga 2023, meskipun ia putus studi.

Selama berkuliah di UNJ, ia sempat aktif di Paduan Suara UNJ.

Perjalanan Karier Musik Gustiwiw

Gustiwiw memulai kariernya di dunia musik pada tahun 2018 dengan merilis lagu perdananya berjudul "Pertanyaan".

Meskipun ia seorang komika, Gustiwiw menyatakan bahwa perjalanan menjadi musisi terkenal tidak didorong oleh faktor finansial.

Ia dikenal memiliki karya-karya unik dan lagu-lagunya yang jenaka sering viral di media sosial.

Kariernya semakin melejit ketika ia aktif sebagai produser musik, menangani proyek-proyek untuk musisi ternama ibu kota.

Ia tercatat menjadi produser untuk Jebung, Alsa Aqilah, Gia Sabila, Ardhito Pramono, Nadin Amizah, dan Sal Priadi.

Lagu-lagu hasil produksinya termasuk "20" milik Jebung, album dan beberapa single Ardhito Pramono seperti "Wijayakusuma", "Arah" (OST. Story of Dinda), dan "Rasa-Rasanya" (OST. Keluarga Cemara 2), serta lagu-lagu Nadin Amizah seperti "Berpayung Tuhan" dan "Jangan Ditelan", dan lagu Sal Priadi seperti "Yasudah" hingga "Dari planet lain".

Pada tahun 2023, Gustiwiw merilis album debutnya berjudul "Duh Gusti".

Dalam album ini, ia memperkenalkan genre "Endikup" atau "enak di kuping" yang merupakan perpaduan pop, dangdut, dan Melayu.

Lagu "Diculik Cinta" yang dirilis pada tahun 2024 menjadi viral di media sosial dan merupakan soundtrack untuk film GJLS IBUKU IBU-IBU.

Ia juga kerap membagikan proses pembuatan album keduanya sebelum meninggal dunia.

Gustiwiw juga dikenal sebagai konten kreator yang kerap membahas isu sosial melalui musik dan komedi.

Konten musik parodinya di TikTok, termasuk video "Innalillahi Aaliyah" menjadi sangat viral. Akun Instagram dan TikTok-nya adalah @gustiwiw.

Karya-karya Gustiwiw

Sepanjang kariernya, Gustiwiw telah merilis sejumlah karya yang menarik perhatian. Daftar karyanya meliputi:

Pertanyaan (2018)

Platonis (EP) (2020)

Padahal Ada Teknologi (2020)

Yuk Semangat! (2020)

Desember (2020)

Hai Kamu (2022)

Duh Gusti (2023)

Rumah Impian (2023)

Diculik Cinta (2024)

Lanjutkan Perjuangan Kita! (2024)

Icik Icik Bum Bum (2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.